Terpuruknya Kondisi Emas, Perak dan Minyak – PT Bestprofit Futures Bandung

Best Prodit Futures Bandung (pt bestprofit 9) – Pada perdagangan di pasar Asia ini harga emas masih dalam posisi terpuruk menyusul domninasi dolar AS terhadap major currencies lainnya pasca penurunan data inflasi Eropa kemarin. Para investor enggan untuk terus mengoleksi emas ditengah geliat perekonomian Amerika yang telah mencuatkan optimisme kenaikan suku bunga Fed AS.

Krisis politik yang tengah terjadi di Hongkong telah menurunkan demand terhadap emas dari Tiongkok sebagai salah satu konsumen utama emas dunia. Para demonstran yang menuntut otonomi lebih luas dari pemerintahan Tiongkok dalam memilih pemimpinnya. Gejolak geopolitik global yang selama ini selalau mendorong sentiment safe haven asset namun kali ini tidak berbanding lurus dengan pergerakan emas.

Fokus para investor selanjutnya ke isu fundamntal ekonomi Amerika mengenai proyeksi kebijakan moneter Federal Reserve AS tetap memainkan peranan kunci akan meredupnya emas dalam beberapa bulan terakhir ini. Data ADP Non farm Employment Change Amerika malam ini diprediksi akan membaik dan bisa mendorong emas tertekan kembali.

Sedangkan harga minyak dunia kembali tergelincir meskipun situasi politik di Timur tengah kembali memanas. Faktor dominan akan tekanan terhadap minyak adalah melimpahnya cadangan minyak baik di Amerika maupun di negara-negara yang tergabung dalam anggota OPEC. Seperti yang telah dilaporkan bahwa produksi minyak Lybia kembali meningkat.

Untuk pergerakan hari ini kami memperkirakan baik emas, perak dan minyak masih bisa bearish kembali. Faktor dominan yang merontokan berbagai komoditas masih dipengaruhi oleh sentimen positif akan kebijakan moneter dari Fed AS selanjutnya setelah melihat indikasi adanya pemulihan ekonomi Amerika yang signifikan. Minyak masih rawan tergelincir lagi karena pengaruh melimpahnya cadangan produksi minyak di negara-negara uang tergabung dalam OPEC.

Krisis politik yang tengah terjadi di Hongkong telah menurunkan demand terhadap emas dari Tiongkok sebagai salah satu konsumen utama emas dunia. Para demonstran yang menuntut otonomi lebih luas dari pemerintahan Tiongkok dalam memilih pemimpinnya. Gejolak geopolitik global yang selama ini selalau mendorong sentiment safe haven asset namun kali ini tidak berbanding lurus dengan pergerakan emas.

Fokus para investor selanjutnya ke isu fundamntal ekonomi Amerika mengenai proyeksi kebijakan moneter Federal Reserve AS tetap memainkan peranan kunci akan meredupnya emas dalam beberapa bulan terakhir ini. Data ADP Non farm Employment Change Amerika malam ini diprediksi akan membaik dan bisa mendorong emas tertekan kembali.

Sedangkan harga minyak dunia kembali tergelincir meskipun situasi politik di Timur tengah kembali memanas. Faktor dominan akan tekanan terhadap minyak adalah melimpahnya cadangan minyak baik di Amerika maupun di negara-negara yang tergabung dalam anggota OPEC. Seperti yang telah dilaporkan bahwa produksi minyak Lybia kembali meningkat.

Untuk pergerakan hari ini kami memperkirakan baik emas, perak dan minyak masih bisa bearish kembali. Faktor dominan yang merontokan berbagai komoditas masih dipengaruhi oleh sentimen positif akan kebijakan moneter dari Fed AS selanjutnya setelah melihat indikasi adanya pemulihan ekonomi Amerika yang signifikan. Minyak masih rawan tergelincir lagi karena pengaruh melimpahnya cadangan produksi minyak di negara-negara uang tergabung dalam OPEC.

Sumber

Best Profit Futures, Bestprofit Futures, PT Best Profit Futures, PT Bestprofit futures

 

http://www.bestpftf.com

http://www.bestprofit-bandung.com

http://www.bestprofit-futuresbandung.blogspot.com