Tag Archives: komiditi

Harga Minyak Naik Sekitar 1 %

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak naik sekitar 1 persen pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Sentimen yang menjadi katalis harga minyak adalah penurunan ekspor minyak mentah Iran sebelum adanya pengenaan sanksi dari Amerika Serikat (AS) dan juga penutupan produksi di Teluk Meksiko karena Badai Michael.

Mengutip Reuters, Rabu (10/10/2018), harga minyak Brent berjangka yang menjadi patokan harga dunia naik ISD 1,09 dan menetap di USD 85 per barel. Harga minyak ini mencapai nilai tertinggi dalam mepat tahun di angka USD 86,74 per barel pada pekan lalu tetapi pada perdagangan Senin kemarin tergelincir ke USD 82,66 per barel.

Sedangkan harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 67 sen menjadi menetap di USD 74,96 per barel. Angka ini naik 0,90 persen dibanding dengan perdagangan sehari sebelumnya.

Best Profit

Data dari industri minyak dan gas (migas) ekspor miyak Iran mengalami kejatuhan pada minggu pertama di Oktober inni karena pembeli sudah mencari alternatif menjelang pengenaan sanksi oleh AS pada 4 November nanti.

Iran merupakan salah satu produsen minyak terbesar yang tergabung dalam organisasi eksportir minyak (OPEC). Negara ini mengekspor 1,1 juta barel per hari minyak mentah. Beberapa sumber menyebutkan bahwa pada Oktober awal pengiriman minyak Iran sudah berada di bawah 1 juta barel per hari.

Angka tersebut turun 2,5 juta bare per hari jika dibandingkan dengan pengiriman pada April kemarin. Saat itu Presiden AS Donald Trump belum memberikan kembali sanksi kepada Iran.

Arab Saudi, produsen terbesar di OPEC pekan lalu mengatakan akan meningkatkan produksi minyak mentah bulan depan menjadi 10,7 juta barel per hari.

Bestprofit

Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh pada hari Senin mengatakan bahwa klaim Arab Saudi dapat menggantikan ekspor minyak mentah Iran sulit terbukti dan merupakan omong kosong besar.

“Ada kekhawatiran bahwa pemasok seperti Arab Saudi dan Rusia akan berjuang untuk mengkompensasi penurunan produksi potensial dari Iran dan Venezuela, yang telah mendukung harga minyak dalam sesi perdagangan Selasa ini,” kata Abhishek Kumar, analis energi senior di Interfax Energy, London.

Sementara, para produsen minyak di Teluk Meksiko memangkas produksi mereka sekitar 40 persen ketika Badai Michael melanda. Saat ini badai tersebut sudah mendekati Pantai Florida.

Jika perhitungan analis terbukti akurat, badai tersebut akan sangat mempengaruhi produksi minyak di AS dan akan berdapak lebih luas ke harga karena penurunan produksi akan sangat besar.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Merosot ke Level Terendah

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Harga minyak merosot ke level terendah dalam satu minggu di tengah tanda-tanda gangguan pasokan Iran kemungkinan tidak separah yang diperkirakan.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (9/10/2018), harga minyak jenis West Texas Intermediate untuk pengiriman November ditutup di level USD 74,29 per barel di New York Mercantile Exchange, penutupan terendah sejak 28 September.

Harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Desember turun USD 24 sen menjadi USD 83,91 di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London.

PT Bestprofit

Pejabat pemerintah AS sedang melakukan pembicaraan dengan negara-negara yang mencari pengecualian dari sanksi AS yang akan melarang pembelian minyak mentah dari Iran dalam beberapa minggu ke depan. Arab Saudi dan produsen minyak lainnya sudah meningkatkan produksi untuk mengurangi setiap penurunan ekspor Iran.

Harga minyak terus menguat sejak awal September di tengah kekhawatiran bahwa OPEC dan produsen utama lainnya tidak akan meningkatkan produksi yang cukup untuk menutupi pasokan minyak Iran.

Best Profit

Sementara itu, Badai Michael siap untuk menyerang Florida Panhandle dan diperkirakan akan menjadi badai kedua yang melanda AS dalam sebulan. Produsen minyak dan gas alam lepas pantai telah mulai menutup instalasi di Teluk Meksiko.

Mengikuti tekanan Presiden AS Donald Trump untuk menjinakkan harga minyak yang melambung, Pangeran Arab Saudi, Mohammed Bin Salman mengatakan eksportir minyak utama dunia itu telah memompa produksi hingga mendekati rekor. Produksi Saudi sekarang sekitar 10,7 juta barel per hari, naik sekitar 1,3 juta barel per hari.

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit –

Harga minyak merosot ke level terendah dalam satu minggu di tengah tanda-tanda gangguan pasokan Iran kemungkinan tidak separah yang diperkirakan.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (9/10/2018), harga minyak jenis West Texas Intermediate untuk pengiriman November ditutup di level USD 74,29 per barel di New York Mercantile Exchange, penutupan terendah sejak 28 September.

Harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Desember turun USD 24 sen menjadi USD 83,91 di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London.

PT Bestprofit

Pejabat pemerintah AS sedang melakukan pembicaraan dengan negara-negara yang mencari pengecualian dari sanksi AS yang akan melarang pembelian minyak mentah dari Iran dalam beberapa minggu ke depan. Arab Saudi dan produsen minyak lainnya sudah meningkatkan produksi untuk mengurangi setiap penurunan ekspor Iran.

Harga minyak terus menguat sejak awal September di tengah kekhawatiran bahwa OPEC dan produsen utama lainnya tidak akan meningkatkan produksi yang cukup untuk menutupi pasokan minyak Iran.

Best Profit

Sementara itu, Badai Michael siap untuk menyerang Florida Panhandle dan diperkirakan akan menjadi badai kedua yang melanda AS dalam sebulan. Produsen minyak dan gas alam lepas pantai telah mulai menutup instalasi di Teluk Meksiko.

Mengikuti tekanan Presiden AS Donald Trump untuk menjinakkan harga minyak yang melambung, Pangeran Arab Saudi, Mohammed Bin Salman mengatakan eksportir minyak utama dunia itu telah memompa produksi hingga mendekati rekor. Produksi Saudi sekarang sekitar 10,7 juta barel per hari, naik sekitar 1,3 juta barel per hari.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Stabil Usai Naik

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak stabil usai naik ke level tertinggi dalam empat tahun pada awal pekan ini. Selama sepekan, harga minyak Brent dan Amerika Serikat (AS) menguat jelang sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran.

Harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat satu persen ke posisi USD 74,34 per barel. Sementara itu, harga minyak berjangka Brent turun 42 sen ke posisi USD 84,16 per barel. Pada perdagangan Rabu, harga minyak Brent sentuh level tertinggi sejak 2014 di posisi USD 86,74.

“Mereka mengambil posisi pause usai aksi jual kemarin,” ujar Andrew Lipow, Presiden Direktur Lipow Oil Associates, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (6/10/2018).

Selama sepekan, harga minyak WTI naik 1,3 persen dan harga minyak Brent mendaki 1,4 persen. Harga minyak menguat terbatas pada pekan ini usai Arab Saudi dan Rusia menyatakan akan menaikkan produksi untuk imbangi gangguan dari Iran.

Bestprofit

Hal ini karena AS memberikan sanksi kepada negara produsen minyak ketiga terbesar di OPEC mulai efektif pada 4 November. Harga minyak naik 15-20 sejak pertengahan Agustus, dan level tertinggi sejak 2014.

Pemerintah AS ingin perusahaan dan negara lain berhenti beli minyak Iran untuk menekan pemerintahan Iran sehingga kembali negosiasi kesepakatan nuklir.

Sentimen lainnya Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menuturkan, pihaknya berjanji untuk ganti pasokan minyak Iran. Arab Saudi sekarang memompa minyak mentah sekitar 10,7 juta barel per hari dan dapat menambahkan 1,3 juta barel lebih lanjut jika pasar membutuhkan itu.

India akan beli 9 juta barel minyak Iran pada November. Ini indikasikan importir minyak terbesar ketiga di dunia itu akan terus beli minyak mentah dari Iran. Banyak analis perkirakan ekspor Iran turun sekitar satu juta barel per hari.

PT Bestprofit

Bank US Jefferies mengatakan pasokan minyak cukup untuk penuhi permintaan. Akan tetapi, kapasitas cadangan global berkurang ke level terendah. “S&P Global Platts melihat harga menguat sedikit jelang akhir tahun,” ujar Direktur S&P Global Platts Analytics, Chris Midgely.

Ia menambahkan, fundamental menunjukkan harga di USD 70 untuk Brent, tetapi kenyataannya di atas itu. Harga kemudian cenderung melemah pada kuartal I 2019 sebelum menguat USD 4-USD 5 per barel pada semester II 2018. Ini karena pasar antisipasi aturan pengiriman bahan bakar yang berlaku pada 2020.

Sementara itu, AS memangkas dua rig minyak dalam seminggu yang berakhir hingga 5 Oktober 2018. Peningkatan biaya dan kemacetan saluran pipa di ladang minyak menghambat pengeboran baru sejak Juni.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG