Tag Archives: BPF

Harga Emas Jatuh Karena Pajak AS | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit – Harga emas turun seusai Senat Amerika Serikat (AS) menyetujui cetak biru anggaran yang membuka jalan bagi kebijakan pemotongan pajak. Ini menyebabkan saham, dolar dan imbal hasil obligasi meningkat.

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar Spot turun 0,77 persen ke posisi US$ 1.279,44 per ounce, atau turun sekitar 1,9 persen dalam seminggu.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup turun US$ 9,50, atau 0,7 persen menjadi US$ 1.280,50 per ounce. Angka ini 1,8 persen lebih rendah pada minggu ini.

Senat yang dikendalikan Partai Republik, memutuskan untuk  membersihkan halangan untuk meloloskan kebijakan pemotongan pajak yang akan menambah hingga 1,5 triliun dolar untuk defisit federal selama dekade berikutnya.

Bestprofit

Investor juga bertaruh pada pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat sebagai akibat pembelian aset berisiko. Sementara pemegang obligasi mengurangi posisi mereka dipicu kekhawatiran bahwa inflasi dan pinjaman federal dapat meningkat.

Imbal hasil obligasi AS naik, membalikkan penurunan yang terjadi sebelumnya. Ini setelah pejabat Gedung Putih mengatakan Ketua Federal Reserve Janet Yellen tampak berada di Gedung Putih untuk makan siang dengan penasihat ekonomi Presiden Donald Trump Gary Cohn.

Trump kemungkinan mengumumkan pilihannya untuk menduduki kursi kepemimpinan Bank Sentral AS pada awal pekan depan, setelah dia mewawancarai lima kandidat termasuk Yellen.

Best Profit

Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi meningkatkan tekanan pada emas batangan karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil, sementara dolar yang lebih kuat membuatnya lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Investor juga mungkin melihat pemotongan pajak sebagai penyebab suku bunga A.S. yang lebih tinggi, kata analis INTL FCStone Edward Meir. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi akan mendorong imbal hasil obligasi dan dolar.

Adapun harga perak turun 1 persen ke posisi US$ 17,02 per ounce, jatuh sekitar 2 persen. Harga Platinum turun 0,3 persen menjadi US$ 918,50 per ons dan paladium naik 1,5 persen menjadi US$ 972,80 per ounce.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Turun Lebih dari 1 % | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit – Harga minyak turun lebih dari 1 persen tertekan persediaan yang lebih besar dari perkiraan di Amerika Serikat dan aksi profit taking setelah kenaikan yang terjadi baru-baru ini.

Melansir laman Reuters, Jumat (20/10/2017), harga minyak mentah Brent turun 92 sen atau 1,6 persen menjadi US$ 57,23 per barel. Patokan minyak global ini masih sekitar 30 persen di atas tingkat pertengahan tahun.

PT Bestprofit

Sementara harga minyak mentah AS turun 75 sen atau 1,4 persen menjadi US$ 51,29, namun angka ini masih hampir 25 persen lebih tinggi dari tingkat terendah di Juni.

Ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah telah mendorong harga minyak. Namun para analis mengatakan bahwa kekhawatiran tersebut telah mereda. “Risiko geopolitik yang masuk ke pasar mulai keluar,” kata John Kilduff, dari Again Capital LLC.

Pasokan minyak diprediksi bertambah usai Pejabat Kurdi mengatakan ribuan orang telah melarikan diri dari wilayah Kirkuk karena takut dianiaya usai tentara Irak merebutnya kembali setelah referendum mengenai kemerdekaan Kurdi ditolak oleh Baghdad.

Bestprofit

Irak mengatakan pihaknya akan mengembalikan produksi minyak Kirkuk ke tingkat seperti minggu lalu pada hari Minggu. Di sisi lain, anak perusahaan Royal Dutch Shell (RDSa.L) di Nigeria, SPDC, mengalami force majeure pada Kamis, terkait ekspor minyak mentahnya.

Sementara itu, Chevron Corp (CVX.N) mengatakan untuk sementara menangguhkan kegiatan pengeboran minyak dan gas di Kurdistan Irak. Analis juga mengatakan telah melihat beberapa aksi ambil untung dalam dua minggu terakhir.

Analis mengatakan pasokan minyak mentah harus terus diperketat jika Organisasi Negara dan Negara Pengekspor Minyak, termasuk Rusia, menyetujui perpanjangan kesepakatan untuk mengekang produksi.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Naik Tipis | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit – Harga minyak naik tipis pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, menyentuh level tertinggi dalam 3 pekan. Kenaikan harga minyak dipicu turunnya pasokan.

Melansir Marketwatch, Kamis (19/10/2017), penurunan pasokan minyak AS selama 4 pekan berturut-turut dan naiknya tensi di Timur Tengah membuat harga minyak naik. Namun, tekanan dari kenaikan yang tak diperkirakan pada pasokan produk petroleum membuat kenaikannya terbatas.

Best Profit

Harga minyak Amerika Serikat untuk kontrak November, West Texas Intermediate menambahkan 16 sen atu 0,3 persen untuk menetap di level US$ 52,04 per barel seperti diperdagangkan di New York Mercantile Exchane.

Harga itu turun dari level US$ 52,23 per barel, harga sebelum ada data pasokan, namun tetap berada di level tertinggi sejak 27 September. Sementara harga minyak mentah acuan dunia Brent untuk kontrak Desember naik 27 sen atau 0,5 persen ke level US$ 58,15 per barel, tertinggi sejak akhir September.

PT Bestprofit

Departemen Informasi dan Energi Amerika Serikat pada Rabu kemarin menunjukkan ada penurunan pasokan minyak mentah sebesar 5,7 juta barel secara mingguan yang berakhir pada 13 Oktober kemarin. Angka tersebut lebih besar daripada perkiraan analis yang hanya 3.9 juta barel, namun berada di bawah laporan American Petroleum Institute pada Selasa kemarin yang menyebut 7,1 juta barel.

Harga minyak naik tipis pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, menyentuh level tertinggi dalam 3 pekan. Kenaikan harga minyak dipicu turunnya pasokan.

Melansir Marketwatch, Kamis (19/10/2017), penurunan pasokan minyak AS selama 4 pekan berturut-turut dan naiknya tensi di Timur Tengah membuat harga minyak naik. Namun, tekanan dari kenaikan yang tak diperkirakan pada pasokan produk petroleum membuat kenaikannya terbatas.

Harga minyak Amerika Serikat untuk kontrak November, West Texas Intermediate menambahkan 16 sen atu 0,3 persen untuk menetap di level US$ 52,04 per barel seperti diperdagangkan di New York Mercantile Exchane.

Harga itu turun dari level US$ 52,23 per barel, harga sebelum ada data pasokan, namun tetap berada di level tertinggi sejak 27 September. Sementara harga minyak mentah acuan dunia Brent untuk kontrak Desember naik 27 sen atau 0,5 persen ke level US$ 58,15 per barel, tertinggi sejak akhir September.

Departemen Informasi dan Energi Amerika Serikat pada Rabu kemarin menunjukkan ada penurunan pasokan minyak mentah sebesar 5,7 juta barel secara mingguan yang berakhir pada 13 Oktober kemarin. Angka tersebut lebih besar daripada perkiraan analis yang hanya 3.9 juta barel, namun berada di bawah laporan American Petroleum Institute pada Selasa kemarin yang menyebut 7,1 juta barel.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG