Tag Archives: BPF

1.659.017 DPT Ditetapkan oleh KPU Kota Bandung

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018. Hasilnya, sebanyak 1.659.017 warga Kota Bandung yang memiliki hak pilih dalam gelaran Pilwalkot dan Pilgub Jabar 2018.

Hal itu ditetapkan dalam dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan dan Penetapan Daftar Pemilih tetap pada Pilwalkot dan Pilgub 2018 di Hotel Papandayan, Jalan Malabar, Kamis (19/4).

Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Alimubarok mengatakan, jumlah DPT yang telah ditetapkan terdiri dari 826.393 pemilih laki-laki dan 832.624 pemilih perempuan dari 30 kecamatan di Bandung. Menurut dia, jumlah ini terdapat perubahan dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sebelumnya ditetapkan yakni 1.650.333 pemilih.

“Jumlah rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan yang tersebar di 30 kecamatan berjumlah

1.665.622. Dari jumlah itu, pemilih yang tidak memenuhi syarat (data pemilih ganda) ada 6.605. Dari data itu kita lakukan validasi melalui coklit (pencocokan dan penelitian), hasilnya sekitar 1.659.017 pemilih (DPT),” ujar Rifqi kepada wartawan.

PT Bestprofit

Rifqi menyebut dari jumlah DPT yang sudah ditetapkan, terdapat 7.378 warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Jumlah ini sudah berkurang dari data sebelumnya yakni sekitar 27 ribu. Namun demikian, warga yang belum melakukan perekaman tetap dimasukan ke dalam DPT. Pertimbangannya ada data dari Disdukcapil yang membuat keterangan bahwa itu memang penduduk Kota Bandung

“Mereka yang belum merekam e-KTP dipastikan sudah memenuhi syarat sebagai pemilih. Dari data Disdukcapil, melalui proses coklit juga sudah diverifikasi bahwa yang bersangkutan memang warga Kota Bandung,” kata dia.

Meski sudah masuk dalam DPT, lanjut Rifqi, 7.300 pemilih ini tetap harus merekam data kependudukan terlebih dahulu sebelum mencoblos. Mereka wajib membawa persyaratan untuk bisa menyalurkan hak suaranya.

PT Best Profit

“Kita kasih catatan mereka harus segera direkam. Karena saat mencoblos harus bawa surat keterangan atau e-KTP yang sudah jadi. Kalau belum bisa merekam mereka akan mendapat surat keterangan by name by address,” ucap Rifqi.

Lebih lanjut Rifqi mengatakan setelah penetapan DPT ini, tahapan selanjutnya yakni menyiapkan kebutuhan logistik seperti surat suara. Menurutnya DPT ini menjadi dasar untuk pengadaan kelengkapan logistik.

Dari data KPU, wilayah dengan DPT paling banyak di antaranya Kecamatan Bandung Kulon dengan 91.018 pemilih. Sementara DPT terendah yakni Kecamatan Cinambo sebanyak 15.740.

Rifqi menambahkan jika ada warga yang belum masuk dalam DPT, maka akan terdaftar dalam daftar pemilih tambahan. Ia mengimbau bagi warga yang belum terdaftar untuk bisa melapor ke petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Sumber

merdeka.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Kondisi Pasokan Memicu Harga Minyak Bervariasi

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak sempat mencapai posisi tertinggi sejak 2014. Kondisi ini dipicu pembatasan pasokan minyak global yang berkelanjutan sehingga mendorong harga lebih tinggi. Meskipun pasokan minyak mentah AS yang kembali naik di sore hari membuat harga minyak negara ini ditutup lebih rendah.

 

Kekenyangan pasokan minyak global hampir tereleminasi. Menurut panel teknis gabungan OPEC dan non-OPEC, dua sumber yang akrab dengan masalah itu, mengatakan, sebagian berkat kesepakatan pemotongan pasokan minyak yang dipimpin OPEC sejak Januari 2017.

 

Melansir laman Reuters, Jumat (20/4/2018), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) di AS tercatat 18 sen lebih rendah menjadi USD 68,29 per barel setelah sebelumnya mencapai USD 69,56. Ini merupakan posisi tertinggi sejak 28 November 2014. WTI telah memperoleh kenaikan hampir 8 persen dalam delapan hari terakhir perdagangan.

 

Sementara minyak mentah berjangka Brent berakhir di posisi USD 73,78 per barel, naik 30 sen. Patokan minyak global menyentuh USD 74,75 per barel, tertinggi sejak 27 November 2014, di mana saat itu OPEC memutuskan untuk memompa sebanyak yang mereka bisa untuk mempertahankan pangsa pasar.

 

“Secara keseluruhan persamaan penawaran-permintaan cukup seimbang,” kata Anthony Scott, Managing Director BTU Analytics di Denver.

Bestprofit

Pedagang mengatakan spekulan terus bertaruh pada kenaikan harga lebih lanjut, dengan harapan adanya potensi gangguan pasokan dan penarikan lebih lanjut, didorong permintaan yang kuat.

 

Lebih dari 830 ribu kontrak bulan depan berpindah tangan di CME Group New York Mercantile Exchange pada hari Kamis, dibandingkan dengan rata-rata harian sekitar 615 ribu.

 

Investor mengincar posisi harga minyak di level USD 70 pada minyak mentah AS. Namun ini diakui akan menghadapi resistensi, terutama karena kecepatan dan besarnya laju harga baru-baru ini akan menjadi pertanda tekanan penjualan.

 

“Saya pikir kita bisa melihat harga minyak USD 70 cukup cepat, tetapi saya ingin mengingatkan bahwa mungkin kita akan melihat pasar sedikit naik dalam beberapa minggu,” kata Phil Flynn, analis di Price Futures Group di Chicago.

PT Bestprofit

OPEC Gelar Pertemuan

Organisasi Komite Bersama Negara-negara Pengekspor Minyak rencananya akan bertemu pekan ini di Jeddah. Ini setelah ditemukan jika persediaan minyak di negara-negara maju pada Maret hanya berada pada posisi 12 juta barel atau di atas rata-rata lima tahun, menurut sumber.

 

Namun, menteri perminyakan Oman, Mohammed bin Hamad Al Rumhi, mengatakan dia masih berpikir pasar minyak kelebihan pasokan.

 

Reuters melaporkan jika Arab Saudi akan senang bila minyak mentah mencapai USD 80 atau bahkan USD 100 per barel, dilihat sebagai tanda bahwa Riyadh tidak akan mencari perubahan pada perjanjian pasokan.

 

Dukungan terhadap harga juga bisa terjadi seiring Amerika Serikat yang akan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran, produsen terbesar ketiga minyak OPEC, yang dapat mengakibatkan pengurangan pasokan lebih lanjut.

 

Sumber

liputan6.com

 

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Melonjak Hampir 3 %

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak melonjak hampir tiga persen didorong persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) turun. Di sisi lain dikabarkan kalau eksportir Arab Saudi ingin melihat harga minyak mentah mendekati USD 100 per barel.

Mengutip laman Reuters, Kamis (19/4/2018), Arab Saudi akan senang bila harga minyak mentah naik menjadi USD 80-USD 100. Sumber mengatakan, kalau Arab Saudi belum akan mencari perubahan untuk kesepakatan pemangkasan pasokan meski target perjanjian sudah terlihat.

Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik USD 1,9 atau 2,7 persen menjadi USD 73,48 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bertambah USD 1,95 atau 2,9 persen ke posisi USD 68,47 per barel, tertinggi sejak akhir 2014.

Penguatan harga minyak didukung stok minyak AS turun pada pekan lalu. Persediaan minyak mentah turun 1,1 juta barel seiring penurunan 1,3 juta barel per hari dalam impor minyak mentah.

Best Profit

“Ini mungkin merupakan laporan paling positif dalam beberapa waktu dengan penurunan persediaan secara keseluruhan. Di luar berita utama, permintaan bensin sangat kuat dan ekspor minyak mentah kembali naik ke dua juta barel per hari,” ujar John Kilduff.

Partnert Again Capital Management.Pelaku pasar juga melihat harapan pemangkasan produksi Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan dipertahankan. OPEC dan 10 produsen lainnya sepakat pangkas produksi 1,8 juta barel per hari sejak Januari 2017.

Hal itu berlangsung hingga akhir 2018.Komite tingkat menteri OPEC yang bertugas pantau kesepakatan pasokan dengan negara non OPEC yang dipimpin Rusia akan bertemu pada Jumat pekan ini di Jeddah.

“Meskipun harga minyak lebih dari USD 70 per barel dan kelebihan pasokan telah mereda, pemangkasan produksi belum akan kembali jadi agenda lagi,” ujar analis Commerzbank, Carsten Fritsch.

Bestprofit

Adapun harga minyak juga didukung oleh persepsi di kalangan investor melihat ketegangan di Timur Tengah menyebabkan gangguan pasokan. Ditambah sentimen sanksi AS kepada Iran dan penurunan produksi di Venezuela yang dilanda krisis.

ING pun mengatakan, harga minyak Brent kembali di atas USD 70 per barel pada April karena risiko geopolitik. Bank Belanda tersebut menaikan perkiraan rata-rata harga minyak Brent menjadi USD 66,50 per barel dari perkiraan sebelumnya USD 60,25.

Kemudian harga minyak West Texas Intermediate diperkirakan menjadi USD 62,50 per barel. ING mengharapkan harga minyak lebih rendah pada 2019 seiring meningkatnya produksi minyak mentah AS.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG