Tag Archives: Best Profit Futures

Harga Minyak Naik Dua Persen

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak naik dua persen setelah produsen utama Arab Saudi menyatakan akan memangkas ekspor minyak dan memberikan penurunan lebih dalam untuk produksinya.

Akan tetapi, membengkaknya persediaan minyak mentah AS membatasi reli harga minyak. Persediaan minyak AS naik pada pekan lalu ke level tertinggi sejak November 2017. Ini seiring pemurnian dipangkas ke posisi terendah sejak Oktober 2017. Hal ini berdasarkan pernyataan the Energy Information Administration (EIA).

Kenaikan terjadi meski impor turun ke posisi terendah. Hal ini seiring produksi minyak mentah domestik tetap pada posisi teratas untuk minggu kelima berturut-turut.

Harga minyak Brent naik USD 1,23 ke posisi USD 63,65 pada pukul 11.26 waktu setempat. Harga minyak global acuan tersebut sebelumnya sentuh posisi tertinggi ke posisi USD 63,98, kemudian penguatan terbatas usai rilis data.

Sementara itu, harga minyak AS naik USD 1,07 ke posisi USD 54,17 per barel. “Laporan cenderung tertekan. Pasar bertahan karena harapan kesepakatan perdagangan, dan indeks Dow Jones menguat,” ujar Analis Price Futures Group, Phil Flynn, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (!4/2/2019).

Best Profit

Namun, menurut Wakil Presiden Senior INTL FCStone, Tom Saal, laporan yang agak turun tidak banyak mengguncang sentimen pasar yang sangat positif. “Ini sedikit turun. Namun, berita tentang Arab Saudi cukup signifikan sehingga pasar bereaksi terhadap hal itu lebih dari pada hal lainnya saat ini,” kata Saal.

Pada Selasa pekan ini, Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih menuturkan, produksi Arab Saudi akan turun di bawah 10 juta barel per hari pada Maret. Ini lebih dari setengah juta di bawah target yang disepakati dalam kesepakatan antara OPEC dan sekutunya. Hal ini bertujuan untuk membatasi pasokan global.

The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) mengatakan telah memangkas produksi hampir 800 ribu barel per hari pada Januari menjadi 30,81 juta barel per hari. Arab Saudi pun bertanggung jawab atas sebagian besar pengurangan itu.

“Ini fakta kalau ekonomi dunia kehilangan momentum di tengah sejumlah besar risiko penurunan termasuk ketegangan perdagangan AS dan China yang masih berlangsung dan ketidakpastian politik,” ujar PVM Oil Associates, Stephen Brennock.

Bestprofit

Pembatasan AS di sektor energi Venezuela harus menghapus 300 ribu barel per hari dalam pasokan pada tahun ini. Hal itu berdasarkan Goldmand Sachs. Harga minyak telah naik 20 persen sepanjang 2019. Akan tetapi, sebagian besar kenaikan itu terjadi pada awal Januari sebelum pengenaan sanksi AS terhadap sektor energi Venezuela.

Pasokan minyak global tetap dipasok dengan baik. Badan Energi Internasional mengatakan, kalau laporan pasar bulanan dan produksi masih harus melebihi permintaan pada 2019. “Harga minyak tidak meningkat secara mengkhawatirkan karena pasar masih bekerja dari surplus yang dibangun pada paruh kedua 2018,” tulis EIA.

“Dalam hal kuantitas, pada 2019, AS akan meningkatkan produksi minyak mentah lebih dari produksi Venezuela saat ini. Dalam hal kualitas, lebih rumit, masalah kualitas,” ujar dia.

Produksi minyak mentah AS akan tumbuh 1,45 juta barel per hari pada 2019. Kemudian tahun depan sekitar 790 ribu barel sehingga mencapai 13 juta barel per hari pada 2020. Adapun pertumbuhan yang dipimpin oleh produksi minyak AS telah membangun persediaan global untuk produksi minyak mentah dan olahan.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Naik Lebih dari 1 %

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada penutupan perdagaangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Pendorong kenaikan harga minyak ini karena organisasi pengekspor minyak (OPEC) menunjukkan realisasi pemotongan produksi Januari dan juga janji Arab Saudi untuk mengurangi produksi lebih banyak pada Maret.

Mengutip Reuters, Rabu (13/2/2019), harga minyak mentah berjangka Brent naik 91 sen atau 1,5 persen menjadi USD 62,42 per barel. Sedangkan untuk harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 69 sen atau 1,3 persen menjadi USD 53,10 per barel.

Harga minyak naik pasca data dari American Petroleum Institute (API) yang merupakan sebuah kelompok industri minyak dan gas di AS, menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS secara tak terduga turun.

PT Bestprofit

Persediaan minyak mentah AS turun 998 ribu barel dalam pekan yang berakhir pada 8 Februari menjadi 447,2 juta barel. Sedangkan sebelumnya, para analis memperkirakan bahwa justru terjadi kenaikan stok sebesar 2,7 juta barel.

Selain itu, pendorong kenaikan harga minyak juga karena pemotongan produksi yang cukup efektif yang telah dan akan dilakukan oleh OPEC dan beberapa negara sekutu seperti Rusia.

Selama ini memang terjadi kenaikan produksi dari negara di luar OPEC. Namun adanya pemangkasan produksi dari OPEC dan sekutu ini setidaknya bisa megurangi pasokan minyak mentah di dunia di saat permintaan juga sedang melemah.

OPEC mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah mengurangi produksi minyak hampir 800 ribu barel per hari pada Januari menjadi 30,81 juta barel per hari di bawah pakta sukarela.

Best Profit

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan kepada Financial Times bahwa negara itu akan memangkas produksi menjadi sekitar 9,8 juta barel per hari pada Maret untuk meningkatkan harga.

Sebagai bagian dari kesepakatan OPEC, negara itu berjanji akan memangkas produksi menjadi sekitar 10,3 juta barel per hari.

“Pasar melihat laporan OPEC, angka OPEC sendiri, dan Arab Saudi menurunkan angka produksi memberikan napas segar kepada harga minyak,” kata Bob Yawger, Direktur Mizuho.

Investor juga berharap bahwa putaran baru perundingan AS-China minggu ini akan membawa kedua pihak menyelesaikan perang perdagangan. Saat ini tengah tetrjadi perundingan yang berlangsung hingga berlangsung sebelum tenggat waktu 1 Maret.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Turun Sekitar 1 %

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak turun sekitar 1 persen pada hari Senin (Selasa pagi WIB) karena kekhawatiran dimulainya kembali perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China membayangi dukungan dari penahanan pasokan yang dipimpin Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Dilansir dari Reuters, Selasa (12/2/2019), harga minyak mentah berjangka Brent kehilangan USD 49 sen atau 0,8 persen menjadi USD 61,61 per barel. Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan harga minyak AS, turun USD 65 sen atau 1,2 persen menjadi USD 52,07 per barel.

Pembicaraan perdagangan antara AS dan China dilanjutkan dengan diskusi tingkat kerja sebelum diskusi tingkat tinggi akhir pekan ini. Kedua negara mencoba mencapai kesepakatan sebelum batas waktu 1 Maret ketika tarif AS akan meningkatkan tarif impor Cina senilai USD 200 miliar menjadi 25 persen dari 10 persen.

Pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret.  Meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China telah merugikan kedua negara miliaran dolar AS dan mengganggu perdagangan global dan arus bisnis, mengguncang pasar keuangan.

Bestprofit

“Ada banyak ketidakpastian tentang apa yang terjadi dengan perang dagang ini, apakah mereka akan menyelesaikan sesuatu,” kata Phil Flynn, analis minyak di Price Futures Group di Chicago. “Anda memiliki kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan.”

Namun, harga minyak telah didukung tahun ini pembatasan produksi dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +.

Kesepakatan itu, efektif mulai Januari, bertujuan untuk memotong 1,2 juta barel per hari hingga akhir Juni untuk mencegah melimpahnya pasokan. Suhail Al Mazrouei, Menteri Energi Uni Emirat Arab, mengatakan pada hari Senin bahwa pasar minyak harus mencapai keseimbangan ini pada kuartal I 2019.

PT Bestprofit

OPEC dan sekutunya bertemu pada 17 dan 18 April di Wina untuk meninjau kembali perjanjian itu, tetapi rancangan piagam kerja sama yang dilihat oleh Reuters tidak memenuhi aliansi formal baru di antara para produsen. Sanksi AS terhadap Venezuela, bersama dengan sanksi yang lebih lama terhadap sesama anggota OPEC Iran, juga mencegah harga minyak mentah jatuh lebih jauh.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah meminta dukungan OPEC terhadap sanksi tersebut, dengan menyebutkan dampaknya terhadap harga minyak dan potensi risiko bagi anggota kelompok produsen lainnya.

Negara itu juga ingin menggandakan penjualan minyaknya ke India dan terbuka untuk pengaturan pembayaran barter dengan konsumen minyak mentah terbesar ketiga dunia, Menteri Perminyakan Venezuela Manuel Quevedo mengatakan pada hari Senin.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG