^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga Minyak Terpantau Melonjak | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit – Harga minyak melonjak usai laporan data menunjukkan penurunan tajam pasokan minyak Amerika Serikat (AS). Namun, secara mengejutkan pasokan bensin naik sehingga batasi kenaikan harga.

Pasokan minyak turun 6,5 juta barel pada pekan lalu. Diharapkan penurunan pasokan minyak 2,7 juta barel. Proses refinary atau penyulingan minyak mendekati 17,6 juta barel.

Harga minyakBrent naik 56 sen atau 1,1 persen ke level US$ 52,70 usai alami penurunan dua hari berturut-turut. Kemudian harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 39 sen atau 0,8 persen menjadi US$ 49,56.

Best Profit

“Penurunan impor minyak mentah dan kenaikan untuk penyulingan minyak sehingga menekan persediaan minyak mentah. Sementara itu, permintaan bahan bakar bensin dan sulingan tetap kuat,” ujar David Thompson, Executive Vice President Powerhouse, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (10/8/2017).

Seperti diketahui, data menunjukkan stok bensin naik 3,4 juta barel. Sebelumnya berdasarkan survei Reuters, stok bensin diharapkan turun 1,5 juta barel seiring impor ke wilayah pantai timur meningkat.

Adapun penurunan stok minyak mentah AS juga mengangkat harapan pemangkasan produksi minyak oleh negara pengekspor minyak tergabung dalam OPEC. Ini seiring pasokan minyak berlebih dalam tiga tahun.

The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), Rusia dan produsen lainnya memangkas produksi minyak sekitar 1,8 juta barel per hari. Kesepakatan ini dilakukan hingga Maret 2018.

PT Bestprofit

Kesepakatan OPEC itu mendukung harga. Namun, pemulihan produksi minyak di Libya dan Nigeria telah mempersulit kondisi harga minyak. Selain itu, produsen minyak AS juga meningkatkan produksi.

Pejabat OPEC bertemu pada pekan ini di Abu Dhabi untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pemotongan produksi. Sejumlah pernyataan menyebutkan kalau pertemuan sampai kepada kesimpulan untuk meningkatkan kepatuhan memangkas produksi minyak. Namun, sejumlah analis skeptis.

“Pernyataan di situs OPEC setelah pertemuan Abu Dhabi kekurangan substansinya,” tulis JBC Energy.

Sumber

liputan6.com

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Tergelincir ke Posisi Terendah | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit – Harga minyak tergelincir ke posisi yang lebih rendah pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Penurunan harga minyak ini karena beberapa negara anggota organisasi produsen minyak (OPEC) mengalami kenaikan angka ekspor.

Mengutip Reuters, Rabu (9/7/2017), harga minyak Brent yang menjadi patokan dunia turun 23 sen menjadi US$ 52,14 per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS berakhir turun 22 sen menjadi US$ 49,17 per barel.

Harga minyak sebenarnya telah berkonsolidasi dalam beberapa terakhir dan mampu menembus level US$ 50 per barel. Namun ternyata posisi tersebut tidak bisa bertahan cukup lama.

Bestprofit

“Sepertinya sulit untuk menahan lama agar harga minyak bisa terus berada di atas US$ 50 per barel,” jelas konsultan minyak dan gas dari ION Energy, Houston, AS, Kyle Cooper.

“Sebenarnya posisi seperti ini sangat membosankan karena sepertinya harga minyak terus terjebak di antara level US$ 45 per barel hingga US$ 50 per barel,” tambah dia.

Ekspor minyak mentah dari OPEC mencapai rekor pada bulan Juli lalu. Sebagian besar karena kenaikan ekspor dari Nigeria dan Libya. Dua negara tersebut memang dibebaskan dari kesepakatan pengendalian produksi sampai dengan Maret 2018.

Pemulihan produksi Libya dan peningkatan produksi secara terus menerus dari Nigeria membuat OPEC kesulitan untuk mengurangi pasokan. Selama ini beberapa negara lain telah berusaha mati-matian untuk mengendalikan produksi tanpa harus banyak mempengaruhi pendapatan negara.

Best Profit

Pejabat dari OPEC dan komite non-teknis OPEC menyatakan bahwa mereka sangat mengharapkan kepatuhan yang lebih besar dari anggota OPEC untuk mematuhi pakta pengendalian produksi. Diharapkan semua bergabung untuk mengurangi 1,8 juta barel per hari dalam memproduksi.

Perusahaan minyak terbesar di Arab Saudi yaitu Saudi Aramco akan memotong alokasi ke pelanggan di seluruh dunia pada September setidaknya mencapai 520 ribu barel per hari.

Bestprofit

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best pofit, pt best,

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Minyak Turun Lagi 2 % | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit – Harga minyak mentah dunia turun sebanyak 2 persen dipicu rebound pada produksi dari lapangan minyak terbesar Libya, seiring kekhawatiran peningkatan output minyak dari OPEC dan Amerika Serikat.

Melansir laman Reuters, Selasa (8/8/2017), patokan minyak mentah berjangka global turun 26 sen atau 0,5 persen menjadi US$ 52,16 per barel. Ini usai diperdagangkan ke posisi rendahnya di US$ 51,37 per barel.

Sementara harga minyak mentah AS turun 34 sen, atau 0,7 persen menjadi US$ 49,24 per barel, setelah di posisi terendahnya US$ 48,54 per barel. Kedua kontrak berada di bawah pencapaian pekan lalu.

Output minyak pada ladang Sharara Libya kembali ke normal setelah terjadi gangguan singkat oleh demonstran bersenjata di kota pesisir Zawiya, menurut laporan Oil Corporation Nasional (NOC). Produksi lapangan ini meningkatkan minyak Libya, dengan naik lebih dari 1 juta barel per hari pada akhir Juni.

PT Bestprofit

Di sisi lain, muncul keraguan tentang efektivitas penurunan produksi oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan produsen besar lainnya termasuk Rusia. Adapun produksi minyak OPEC tertinggi pada 2017 terjadi pada bulan Juli dan mencapai rekor ekspor.

“Peningkatan dalam produksi OPEC sebagian besar merupakan pulihnya volume dari Libya dan Nigeria,” menurut Tim Evans, Ahli energi berjangka Citi Futures dalam sebuah catatan.

Pejabat dari OPEC bertemu di Abu Dhabi pada hari Senin dan Selasa untuk membahas cara-cara untuk meningkatkan kepatuhan guna mencapai kesepakatan untuk memotong 1,8 juta barel per hari produksi.

Produksi minyak di Amerika Serikat tercatat naik meskipun data Baker Hughes pada Jumat menunjukkan terdapat pengurangan rig pengeboran pada pekan lalu.

Bestprofit

 

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best pofit, pt best,

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG