^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga Minyak Beringsut Lebih Tinggi | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best ProfitHarga minyak beringsut lebih tinggi setelah satu minggu mengalami masa paling bearish dalam beberapa bulan. Ini didukung komentar OPEC yang memberi sinyal memperpanjang kesepakatan pembatasan pasokan untuk mengembalikan keseimbangan pasar minyak dalam jangka panjang.

Melansir laman Reuters, Selasa (10/10/2017), harga patokan minyak global Brent LCOc1 menetap naik 17 sen ke posisi US$ 55,79 per barel). Sementara minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) CLc1 mengakhiri sesi dengan naik 0,6 persen atau 29 sen menjadi US$ 49,58 per barel.

Harga minyak ini mendekati level terendah dalam empat minggu, ketika saat itu sempat jatuh ke posisi US$ 49,13 di awal sesi. Adapun WTI pada minggu lalu turun mencapai 4,6 persen.

PT Bestprofit

 

Pasar minyak antara lain dipengaruhi produksi di Teluk Meksiko yang mulai kembali beroperasi, setelah Badai Nate memaksa penutupan lebih dari 90 persen output minyak mentah di wilayah tersebut. Perayapan yang prospektif membuat kenaikan harga.

Nate telah menjadi siklon pasca-tropis yang terus membebani. Di mana badai ini menimbulkan hujan deras dan angin kencang, menurut Pusat Badai Nasional AS.

Sekitar 85 persen produksi minyak Teluk AS saat ini sedang offline setelah Badai Nate, kata Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan Departemen Dalam Negeri AS (BSEE).

“Saya pikir tanpa dukungan produk dan Brent, pasar mungkin akan terdesak lebih rendah dalam waktu dekat karena jelas bahwa pasar tidak terlalu peduli dengan OPEC yang telah menyetujui perpanjangan kesepakatan,” kata Scott Shelton, broker di ICAP di Durham, North Carolina.

Bestprofit

Rencananya, Organisasi Negara Pengekspor Minyak akan bertemu di Wina pada 30 November, yang salah satunya akan membahas pakta untuk kembali mengurangi output guna menopang pasar.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, konsultasi perpanjangan kesepakatan usai bulan Maret 2018 sedang berlangsung. Kemungkinan lebih banyak negara penghasil minyak dapat bergabung dalam pakta tersebut.

Dia juga mengatakan anggota OPEC dan produsen lainnya mungkin harus melakukan beberapa “langkah-langkah luar biasa” untuk memastikan keseimbangan pasar dalam jangka panjang.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Kerugian RI Saat WNI Transfer Triliunan ke Singapura | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, BestrofitWarga negara Indonesia masih gemar menyimpan dananya di negara lain. Salah satunya yang tengah diselidiki regulator di Eropa dan Asia Tengah, terkait penyelidikan transfer dana nasabah senilai US$ 1,4 miliar atau setara Rp 18,9 triliun dari Indonesia.

Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, setidaknya ada empat kerugian yang dialami Indonesia dari aktivitas semacam ini. Pertama, cadangan devisa Indonesia tidak tercatat dengan baik.

“Kalau masih banyak terjadi praktik seperti ini, Indonesia rugi. Pertama, memang ada potensi cadangan devisa tidak tercatat, otoritas moneter akan sulit mengatur cakupan cadangan devisa yang ada di Indonesia,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Minggu (8/10/2017).

Kedua, bisa saja dana yang disimpan tersebut merupakan hasil tindak kejahatan di Indonesia, seperti korupsi. Hal ini jelas membawa kerugian bagi negara. “Transaksi yang abu-abu seperti ini memang berpotensi terkait dengan tindak kriminal seperti pencucian uang, transaksi ilegal, bisa juga terkait dengan dana hasil korupsi,” jelas dia.

Best Profit

Ketiga, uang dengan jumlah yang besar tersebut jika disimpan di Indonesia, maka akan memberikan dampak yang besar bagi ekonomi nasional. Dana tersebut akan meningkatkan likuiditas di dalam negeri sehingga kegiatan bisnis bisa berjalan dengan dukungan modal yang memadai.‎

 ‎

“Yang harusnya berada di Indonesia untuk perputaran roda ekonomi, menciptakan lapangan kerja. Karena tujuan repatriasi dengan adanya aktivitas yang tidak terlacak ini masih banyak yang keluar masuk dan tidak terdeteksi ini justru ganggu kinerja perekonomian. Harusnya ekonomi bisa tumbuh di atas 5 persen, tapi karena sumber likuiditasnya terbatas, banyak disimpan di negara lain seperti Singapura, akhirnya tidak bisa tinggi,” jelas dia.

Dan keempat, hilangnya potensi penerimaan pajak. Sebab, dana yang disimpan di negara lain tersebut seharusnya bisa menjadi objek pajak dan bisa meningkatkan rasio pajak.‎

“Ini menjadi permasalahan pada penerimaan pajak. Ada objek pajak yang harusnya masuk dalam kantong pemerintah, tapi disimpan di Singapura dan terkait dengan aktivitas penghindaran pajak, otomatis tax rasio kita masih 11 persen, akan sulit mencapai 13 persen. Ini kita tertinggal dari negara-negara ASEAN lain, bahkan ada beberapa negara yang sudah 20 persen,” tandas dia.

PT Bestprofit

Untuk diketahui, Regulator di Eropa dan Asia tengah menyelidiki Standard Chartered Plc. Penyelidikan ini terkait kasus transfer dana nasabah dari Indonesia senilai US$ 1,4 miliar atau Rp 18,90 triliun (estimasi kurs 13.500 per dolar AS).

Dikutip dari Bloomberg, transfer tersebut dilakukan pada akhir 2015 dari Pulau Guernsey yang merupakan daerah di dekat Prancis ke Singapura.

Transfer tersebut menjadi perhatian otoritas keuangan di Eropa dan Asia karena dilakukan sesaat sebelum Guernsey mengadopsi aturan Common Reporting Standard (CRS) atau pertukaran data perpajakan global.

Sekitar 100 negara sepakat untuk bertukar informasi laporan tahunan tentang rekening milik orang-orang di setiap negara anggota untuk kepentingan pajak.

Otoritas Moneter Singapura, Otoritas Keuangan Inggris dan juga Komisi Jasa Keuangan Guernsey tengah mengelusuri rantai kejadian transfer dana yang diduga untuk menghindari aturan perpajakan yang baru tersebut.

Sayangnya, juru bicara Standard Chartered menolak untuk berkomentar. Sekretaris Otoritas Moneter Guernsey Dale Holmes pun juga menolak untuk berkomentar.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Turun Lebih dari 2 % | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT BestrofitHarga minyak turun lebih dari dua persen pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta) dan mengakhiri reli mingguan terpanjang yang telah dibukukan. Penurunan harga minyak karena adanya kekhawatiran kelebihan pasokan karena para produsen mulai melakukan aksi lindung nilai untuk aktivitas pengebororan di masa depan.

Mengutip Reuters, Sabtu (7/10/2017), harga Brent berjangka turun 2,4 persen atau US$ 1,38 per barel, menjadi US$ 55,62 per barel, menghentikan penguatan lima minggu beruntun sejak Juni 2016. Untuk minggu ini, harga Brent telah turun 3,3 persen.

Bestprofit

 

Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,50 per barel atau 3 persen menjadi US$ 49,29 per barel. Untuk minggu ini, harga minyak mentah AS ini turun 4,6 persen.

Rusia mengklarifikasi pernyataan dari Presiden Vladimir Putin yang menyatakan bahwa dia tidak mengusulkan untuk memperpanjang kesepakatan pemotongan produksi global.

“Kemarin kami melihat Rusai dan Arab Saudi kembali berbicara untuk memerluas kerja sama yang telah dijalankan selama ini. Kami melihat hasil dari pertemuan tersebut justru sedikit mundur,” jelas konsultan energi yang berbasis di Houston, Andrew Lipow.

Menteri Energi Arab Saudi sendiri menyatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam organisasi pengekspor minyak (OPEC) akan sangat fleksibel menyikapi perpanjangan pakta pengendalian produksi tersebut.

Best Profit

 

Namun, kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekspor minyak mentah AS karena harga WTI jauh di bawah harga Brent yang membuat minyak AS lebih kompetitif kembali muncul.

Ekspor minyak mentah AS meningkat menjadi rekor hampir 2 juta barel per hari pada minggu lalu dan pertumbuhan produksi AS menjadi 9,56 juta barel per hari telah mengurangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan.

Menurut analis Bank of America, lindung nilai produsen minyak AS telah meningkat karena harga minyak mencapai US$ 50 per barel. Jika produsen terus meningkatkan lindung nilai maka akan dapat membatasi sensitivitas produksi terhadap harga.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG