^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga Minyak Mentah Dunia Menguat

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak mentah dunia menguat. Bahkan harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) mencapai level tertingginya sejak 2014, di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa penurunan produksi minyak Venezuela seiring pelaksanaan pemilihan presiden di negara tersebut dan potensi sanksi terhadap negara anggota OPEC.

 

Melansir laman Reuters, Selasa (22/5/2018), harga minyak mentah berjangka AS  ditutup naik 96 sen, atau 1,4 persen,menjadi US$ 72,24 per barel. Ini setelah sempat menyentuh US$ 72,33, posisi tertinggi sejak November 2014. Dalam penutupan perdagangan, harga  patokan minyak AS berada pada posisi tertinggi baru dalam 3-1/2 tahun di US$ 72,59 per barel.

 

Sementara harga minyak mentah berjangka Brent naik 71 sen, atau 0,9 persen menjadi US$ 79,22 per barel. Dalam perdagangan akhir, harga patokan minyak global ini naik menjadi US$ 79,59 per barel, naik lebih dari satu dolar dari penutupan sebelumnya.

 

Harga minyak menguat lebih lanjut karena Presiden AS Donald Trump yang berdiskusi dengan Rusia dan China tentang rencana mengeluarkan utang baru bagi Venezuela. Trump menandatangani perintah eksekutif pada hari Senin yangmembatasi kemampuan Venezuela untuk melikuidasi aset-aset negara, menurut seorang pejabat senior pemerintah kepada wartawan.

 

Adanya pembatasan apapun terkait pembiayaan, logistik atau pasokan listrik terhadap Venezuela dapat semakin menekan output minyak mentah negara tersebut.

 

“Ini sudah turun sedikit, tetapi ada harapan bahwa penurunan akan dipercepat. Namun semakin banyak pandangan bahwa hal ini bisa seburuk Libya di hari-hari terburuknya, bahwa produksi minyak Venezuela bisa jatuh ke persentase yang sangat kecil dari apa yang mampu dilakukan negara ini,” kata Jamie Webster, Direktur Senior Boston Consulting Group.

Bestprofit

Presiden sosialis Venezuela, Nicolas Maduro, menghadapi kecaman internasional yang meluas setelah terpilih kembali pada akhir pekan. Bahkan, Amerika Serikat secara aktif mempertimbangkan sanksi minyak terhadap Venezuela. Padagal, output minyak negara ini telah turun hingga sepertiga dalam dua tahun ke posisi terendah dalam beberapa dekade.

 

“Momok sanksi minyak AS pada produsen Amerika Latin seperti yang terjadi saat ini, sangat membayangi dunia,” kata Ahli Strategi PVM Oil Associates Stephen Brennock dalam sebuah catatan.

 

Adapun harga minyak Brent terdorong melewati US$ 80 per barel pekan lalu, untuk pertama kalinya sejak 2014. “Dan pasar mungkin sekali lagi mencoba untuk menghapus rintangan itu,” kata Gene McGillian, Wakil Presiden Penelitian Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

 

Selain masalah produksi Venezuela, kekhawatiran geopolitik bahwa sanksi AS terhadap Iran dapat mengekang ekspor mentah negara itu juga menyebabkan harga diperdagangkan lebih tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

 

Selain itu, kemungkinan tertundanya perang perdagangan antara AS dengan China setelah dua ekonomi terbesar dunia sepakat untuk menjatuhkan ancaman tarif. Kedua negara diketahui memutuskan memperluas perjanjian perdagangan, menurut Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

 

“Menstabilkan hubungan perdagangan antara negara-negara dapat meningkatkan permintaan minyak,” McGillian menambahkan.

 

Harga minyak mentah jatuh pada perdagangan Jumat. Namun, untuk harga minyak mentah Brent masih berada di jalur kenaikan enam pekan berturut-turut yang didorong oleh jatuhnya produksi Venezuela, permintaan global yang meningkat, dan sanksi AS terhadap Iran.

PT Bestprofit

Mengutip Reuters, Sabtu (19/5/2018), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli turun 26 sen atau 0,3 persen menjadi USD 79,04 per barel. Pada perdagangan sehari sebelumnya, harga minyak ini menembus angka USD 80 per barel, untuk pertama kalinya sejak November 2014.

 

 

Penurunan harga minyak pada Jumat ini lebih disebabkan investor melakukan aksi ambil untuk setelah harga minyak cetak rekor. Sepanjang tahun ini, harga minyak mentah Brent telah menguat sekitar 20 persen.

 

Sedangkan untuk harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni turun 21 sen menjadi USD 71,28 per barel. Harga minyak berjangka ini berada di jalur untuk kenaikan minggu ketiga berturut-turut.

 

“Harga minyak sudah terlalu tinggi atau kelebihan, sehingga mendorong aksi ambil untung dan sesi perdagangan menuju akhir pekan,” jelas analis senior energi Interfax Energy’s Global Gas Analytics, London, Inggris, Abhishek Kumar.

 

Sumber

liputan6.com

 

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Dampak Positif Peningkatan Harga Minyak Indonesia

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Peningkatan harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) berdampak positif terhadap penerimaan negara dari sektor minyak dan gas bumi (migas). Namun pemerintah tetap menjamin kenaikan harga minyak mentah tersebut tidak akan berdampak kepada kenaikan ‎harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Soar Subsidi.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi mengatakan, Harga minyak Indonesia mengalami peningkatan, jika dibandingkan rencana dalam APBN 2018. Hal ini membawa dampak pada meningkatnya penerimaan migas.

Meski penerimaan meningkat, tapi harga jual BBM dijamin tidak naik hingga 2019 utamanya Premium, Solar dan Minyak tanah. Sedangkan penyesuaian harga BBM jenis lainnya pun harus melalui persetujuan pemerintah.

Best Profit

“Itu dalam rangka meningkatkan kestabilan ekonomi dan sosial masyarakat serta mempertahankan daya beli masyarakat,” kata Agung, di Jakarta, Sabtu (19/5/2018).

Atas kenaikan ICP pada beberapa bulan terahir, membuat pendapatan negara dari sektor migas meningkat, diperkiraan melebihi target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Rata-rata harga miyak Indonesia Januari-April 2018 sebesar USD 64,12 per barel atau lebih tinggi sekitar USD 16 per barel dibandingka asumsi ICP dalam APBN 2018 yang sebesar USD 48 per barel.

Berdasarkan hitungan sensitifitas APBN 2018, setiap kenaikan ICP sebesar USD 1 per berpotensi meningkatkan penerimaan migas sekitar Rp 4 triliun, dengan catatan parameter lainnya misalnya lifting migas dan kurs tetap seperti dalam APBN 2018.

Bestprofit

Sehingga jika dikalkulasikan, maka potensi tambahan penerimaan migas dari peningkatan ICP sekitar Rp 64 triliun, dengan catatan parameter lainnya dianggap tetap seperti dalam APBN 2018.

Terkait dengan penahanan harga Premium dan solar bersubsidi saat harga minyak mengalami kenaikan, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengungkapkan, pemerintah sedang diusulkan penambahan subsidi BBM jenis Solar sekitar Rp 1.000 per liter, dari sebelumnya Rp. 500 per liter menjadi Rp. 1.500 per liter.

“Perkiraan kami tambahan subsidi solar sekitar Rp 1.000 per liter. Sekarang Rp 500 per liter. Nanti usulannya ditambah Rp 1.000 per liter menjadi 1.500 per liter,” tutup Djoko.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Wall Street Ditutup Melemah

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah karena kenaikan harga minyak dan investor khawatir pada meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China

Dikutip dari Reuters, Kamis (18/5/2018), indeks saham Dow Jones Industrial Average turun 54,95 poin atau 0,22 persen menjadi 24.713,98.

Kemudian indeks saham S&P 500 melemah 2,33 poin, atau 0,09 persen kelevel 2.720,13 dan Nasdaq Composite terkikis 15,82 poin atau 0,21 persen menjadi 7.382,47.

Komentar Presiden AS Donald Trump yang menyebut bahwa China terlalu dimanjakan dengan perdagangan, meningkatkan keraguan investor soal upaya Trump untuk menghindari perang tarif antara dua negara dengan ekonomi terbesar dunia tersebut.

PT Bestprofit

“Saya pikir kekacauan perdagangan ini tentu saja mempengaruhi suasana hati investor,” kata Jim Bell, Presiden Direktur Investasi Bell Investment Advisors di Oakland, California.

“Jika perang tarif terwujud, bisnis Amerika menderita,” tambah Bell.

Berkurangnya stok telah mendongkrak harga minyak ke level tertinggi dalam 3,5 tahun. Indeks S&P Energy naik 1,3 persen, menjadi penopang utama indeks saham S&P 500. Indeks Russell 2000 ditutup pada rekor tertinggi dalam dua hari berturut-turut.

Saham perusahaan raksasa berkelas internasional lebih tertekan karena kenaikan harga minyak dan penguatan dolar AS. “Perusahaan kecil tidak terkena dinamika perdagangan internasional,” kata Bell.

Best Profit

Sentimen lain yang menekan Wall Street adalah laporan ekonomi AS menunjukkan angka pengangguran AS turun ke level terendah sejak 1973. Kondisi pasar tenaga kerja yang semakin ketat dan menguatnya inflasi mendorong kemungkinan kenaikan suku bunga acuan  Federal Reserve pada bulan depan.

Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun melompat ke 3,11 persen, atau level tertinggi dalam tujuh tahun.

Saham Cisco Systems (CSCO.O) turun 2,8 persen menjadi penghambat terbesar pada indeks S&P 500 dan Nasdaq. Sementara saham Walmart (WMT.N) turun 1,9 persen karena kinerja keuangan perseoan yang masih tertekan.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG