^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga Minyak Merosot Lebih dari 4 Persen

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak merosot lebih dari 4 persen pada hari Senin, dengan Brent mencapai level terendah tiga bulan, karena pulihnya aktivitas ekspor di pelabuhan-pelabuhan Libya, pelaku pasar kini mengantisipasi kenaikan suplai minyak oleh Rusia dan negara produsen minyak lainnya.

Dilansir dari Reuters, Selasa (17/7/2018), harga minyak mentah brent berjangka turun USD 3,49 menjadi USD 71,84 per barel, kehilangan 4,63 persen. Ini merupakan level terendah sejak pertengahan April.

Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun USD 2,95 untuk menetap USD 68,06 per barel, kehilangan 4,15 persen. Pada pekan lalu harga minyak menguat karena terhentinya produksi minyak Libya, sengketa tenaga kerja di Norwegia dan kerusuhan di Irak.

Best Profit

Kini kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak mereda karena Menteri Energi Rusia Alexander Novak menyatakan Rusia dan produsen minyak lainnya dapat meningkatkan produksi sebesar 1 juta barel per hari atau lebih jika kekurangan stok menghantam pasar.

Juga membebani harga adalah laporan bahwa Amerika Serikat dapat menekan Strategic Petroleum Reserve, yang akan menambah pasokan ke pasar. Kekhawatiran atas pertumbuhan PDB kuartal kedua China juga membawa sentimen negatif.

Pertumbuhan produksi pabrik Juni melemah ke level terendah dua tahun dalam tanda mengkhawatirkan bagi investasi dan eksportir imbas dari semakin memanasnya perang perdagangan dengan Amerika Serikat.

Bestprofit

“PDB yang hilang sedikit secara psikologis adalah tanda peringatan bahwa China baik-baik saja sekarang, tetapi tidak cukup kuat seperti yang diharapkan,” kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Produksi minyak di Libya masih di bawah ancaman. Sementara pelabuhannya dibuka kembali, produksi di ladang minyak Sharara Libya diperkirakan turun setidaknya 160 ribu barel per hari setelah dua pekerja diculik oleh kelompok yang tidak dikenal, National Oil Corporation (NOC) mengatakan pada hari Sabtu.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Naik Sekitar 1 Persen

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Harga minyak naik sekitar satu persen lantaran aksi mogok di Norwegia dan Irak memenuhi pasokan. Akan tetapi, harga minyak berjangka melemah dalam dua minggu berturut-turut usai Pelabuhan Libya kembali dibuka dan ada pandangan Iran mungkin masih ekspor minyak meski kena sanksi Amerika Serikat (AS).

Harga minyak Brent naik 88 sen menjadi USD 75,33 per barel. Harga minyak tersebut naik 1,18 persen. Harga minyak acuan tersebut turun 2,7 persen selama sepekan. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 68 sen menjadi USD 71,01 per barel. Harga minyak WTI turun 3,9 persen selama sepekan.

Pasar melemah jelang akhir sesi perdagangan. Ini didorong laporan Bloomberg yang menyatakan pemerintahan AS di bawah pimpinan Presiden AS Donald Trump aktif pertimbangkan masuk strategic Petroleum Reserve yang akan menambah pasokan ke pasar. AS memiliki cadangan pasokan sekitar 660 juta barel. Ini cukup untuk pasokan tiga hingga empat bulan.

“Orang-orang telah berbicara itu sebagai rumor. Ini tidak ada bedanya dengan apa pun yang telah dikatakan dalam beberapa minggu terakhir,” ujar Robert Yawger, Direktur Mizuho, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (14/7/2018).

PT Bestprofit

Sentimen lainnya juga dipicu dari ratusan pekerja di rig minyak dan gas lepas lantai Norwegia yang mogok usai menolak kesepakatan upah yang diusulkan. Penutupan lapangan Knar milik Shell produksi 23.900 barel setara minyak per hari.

Di Irak, sekitar 100 pengunjuk rasa menuntut pekerjaan dan layanan lebih baik sehingga tutup akses ke pelabuhan komoditas Umm Qasr di dekat kota selatan Basra.

“Pasokan minyak menurun dari Venezuela dan aksi mogok memanas di Norwegia dan Irak mendorong harga minyak,” ujar Analis Interfax Energy, Abhishek Kumar.

Harga minyak melemah awal pekan ini usai anggota OPEC Libya kembali membuka pelabuhan utama minyak timur. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuturkan, AS akan pertimbangan pemberikan keringanan kepada beberapa pembeli minyak mentah Iran.

Best Profit

Kekhawatiran perselisihan perdagangan AS-China dapat memukul pertumbuhan ekonomi global juga membuat pembeli ragu. Rusia dan produsen minyak utama lainnya dapat meningkatkan produksi minyak lebih lanjut jika pasar kekurangan suplai.

Hal itu disampaikan Menteri Energi Rusia, Alexander Novak. Pada Juni, OPEC dan produsen utama lainnya termasuk Rusia menanggapi pengetatan pasar dengan kurangi perjanjian pasokan.

Sementara itu, impor minyak mentah China jatuh selama dua bulan berturut-turut pada Juni ke level terendah sejak Desember. Ini karena menyusutnya margin dan harga minyak yang bergejolak menyebabkan beberapa penyuling independen mengurangi pembelian.

Jumlah rig minyak AS tetap stabil berada 863 rig pada pekan ini. Tingkat pertumbuhan melambat selama sebulan terakhir dengan penurunan harga minyak dari akhir Mei hingga Juni.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Mentah Brent Menguat

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak mentah Brent menguat pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta) dan menutup kerugian yang telah dicetak sebelumnya. Pendorong kenaikan harga minyak ini adalah kekhawatiran mengenai kapasitas cadangan menyusul peringatan dari International Energy Agency (IEA).

Mengutip Reuters, Jumat (13/7/2018), harga minyak mentah jenis Brent naik USD 1,05 per barel untuk menetap di USD 74,45 per barel. Harga minyak ini rebound dari harga terendah pada sesi sebelumnya yang ada di angka USD 72,67 per barel.

Pada perdagangan Rabu, harga minyak yang menjadi patokan global ini merosot USD 5,46 atau 6,9 persen yang merupakan penurunan harian terbesar dalam dua tahun. Sedangkan untuk harga minyak mentah AS turun 5 sen menjadi USD 70,33 per barel, setelah kehilangan 5 persen pada sesi sebelumnya.

Bestprofit

International Energy Agency memperingatkan para produsen dunia mengenai bantalan cadangan atau bantalan pasokan minyak dunia yang kemungkinan akan menyentuh ambang batas karena adanya penurunan produksi di beberapa negara.

Analis Again Capital Management, John Kilduff menjelaskan bahwa adanya gangguan pasokan dari salah satu anggota organisasi pengekspor minyak (OPEC) yaitu Venezuela menjadi pendorong kenaikan harga minyak.

“Masalah produksi di sana menjadi pengingat bahwa masalah-masalah itu sedang berlangsung,” katanya. Beberapa negara memang telah mengalami penurunan produksi karena berbagai hal. Negara-negara tersebut antara lain Venezuela, Norwegia, Kanada dan Libya.

Pada saat yang sama, AS telah meningkatkan retorikanya terhadap sanksi kepada anggota OPEC, Iran, yang kemudian juga memberikan kontribusi terhadap kenaikan harga minyak. Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak anjlok seiring meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China akan berdampak terhadap harga minyak.

PT Bestprofit

“Informasi utama tentang Libya hanyalah pemicu.Aksi jual ini hari ini merupakan spekulatif. Hedge Funddan manager lainnya bertaruh dengan ambil posisi beli kemudian menarik kembali dari posisi yang ditambahkan karena hargaminyak mentah dekati level tertinggi dalam 3,5 tahun lalu,” ujar John Saucer,Wakil Presiden Direktur Mobius Risk Group, John Saucer, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (12/72018).

Tekanan jual meningkat ketika ketegangan sektor dagang antara AS dan China menimbulkan kekhawatiran permintaan. Tarif baru lebih dari USD 200 miliar terhadap barang China membuat harga komoditas termasuk harga minyak tertekan ikuti wall street. Ini karena ketegangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia makin intensif.

“Meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China telah dorong risikoterhadap harga minyak,” ujar Analis Senior Interfax Energy, Abhishek Kumar.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG