^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga Minyak Dunia Ditutup Turun | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit – Harga minyak dunia turun ada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta), tetapi tetap berada di level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan ini karena kekhawatiran persediaan menumpuk karena kilang pengolahan mulai beraktivitas kembali.

Mengutip Reuters, Selasa (19/9/2017), harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan harga dunia turun 14 sen menjadi US$ 55,48 per barel. Level tersebut tak berbeda jauh dengan level tertinggi dalam lima bulan terakhir yang ada di angka US$ 55,99 per barel.

Best Profit

Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS atau West Texas Intermediate (WTI) naik 2 sen di US$ 49,91 per barel, mendekati level tertinggi hampir empat bulan di US$ 50,50 per barel.

“Mereka (kilang) mulai bekerja lagi usai badai,” jelas analis Again Capital Management, New York, AS, John Kilduff. “Pada pekan ini, pelaku pasar menunggu data persediaan minyak yang kemungkinan membuat harga minyak bearish,” tambah dia.

Dengan beroperasinya kembali kilang maka impor di pelabuhan kembali dibuka. Hal tersebut akan mendorong ketersediaan stok. Kilang di seluruh Meksiko dan Karibia mulai beraktivitas kembali setelah tutup beberapa saat usai terjangan badai Harvey dan Irma.

PT Bestprofit

Kilang Deer Park milik United Dutch Shell Plc di Texas menjadi salah satu kilang yang mulai beraktivitas kembali. Kilang ini mampu mengolah 325 ribu barel per hari.

Pada pekan lalu, harga minyak Amerika Serikat menetap di level tertinggi selama 6 pekan dalam harapannya terkait kenaikan permintaan dan upaya dari produsen besar untuk menjaga produksi.

“Minyak Brent memecahkan level US$ 55, level psikologis yang tinggi, memaksa investor untuk menempatkan taruhan bullish di komoditas ini,” ujar Kepala Analis pasar di AvaTrade, Adrienne Murphy.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

IHSG Berpeluang Naik Pekan Ini | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang naik pada awal pekan ini. Transaksi investor asing akan pengaruhi laju IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, pada pekan ini cenderung pendek seiring terdapat libur sehingga rentang konsolidasi masih akan terlihat dilalui IHSG.

Level support IHSG menurut William terlihat cukup kuat dapat bertahan. William menambahkan, bila IHSG berpeluang koreksi dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk akumulasi beli bagi investor jangka menengah dan panjang. Saham-saham berkapitalisasi besar dan fundamental kuat menjadi pilihan.

Bestprofit

 

“IHSG akan bergerak di kisaran 5.805-5.911 pada awal pekan ini,” ujar William dalam ulasannya, Senin (18/9/2017).

Untuk pilihan saham, William memilih saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Sebelumnya Pada penutupan perdagangan saham, Jumat 15 September 2017, IHSG naik 20,39 poin atau 0,35 persen ke posisi 5.872,39. Indeks saham LQ45 menguat 0,26 persen ke posisi 976,69. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Menjelang akhir pekan kemarin, IHSG sempat bergreak di level tertinggi 5.875,53 dan terendah 5.831,18. Ada sebanyak 142 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 167 saham melemah sehingga menekan IHSG. 117 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 282.601 kali dengan volume perdagangan saham 8,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,6 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 162 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran 13.233.

Best Profit

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham industri dasar naik 2,82 persen sehingga angkat IHSG. Disusul sektor saham perdagangan naik 1,52 persen dan sektor saham manufaktur mendaki 0,43 persen. Sedangkan sektor saham pertanian susut 2,16 persen.

Saham-saham cetak top gainers antara lain saham PSDN naik 13,40 persen ke posisi Rp 220 per saham, saham BCIP menguat 12,84 persen ke posisi Rp 123, dan saham IMJS naik 12,12 persen ke posisi Rp 296 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham SQMI merosot 23,08 persen ke posisi Rp 400 per saham, saham BRAM tergelincir 18,73 persen ke posisi Rp 5.100 per saham, dan saham GSMF susut 10,87 persen ke posisi Rp 123 per saham.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

 

Harga Minyak Mentah Turun | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit – Harga minyak mentah dunia turun di mana Brent mendekati level tertinggi dalam lima bulan pada akhir pekan. Harga ini berada di jalur kenaikan mingguan terbesar sejak akhir Juli.

Pemicu hal ini usai munculnya perkiraan peningkatan permintaan dan perombakan kilang minyak AS akan berlangsung secara bertahap. Melansir laman Reuters, Sabtu (16/9/2017), harga minyak mentah Brent turun 3 sen menjadi US$ 55,44 per barel.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate turun 21 sen menjadi US$ 49,68 per barel. Kontrak minyak ini mencapai kenaikan 5 persen secara mingguan, juga terkuat dalam hampir dua bulan.

 

PT Bestprofit

 

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada pekan ini memperkirakan permintaan minyak akan lebih tinggi pada 2018. Ini terlihat dari tanda-tanda pasar global yang lebih ketat, mengindikasikan kesepakatan OPEC dengan negara-negara non-OPEC untuk mengurangi produksi guna mengatasi kekosongan.

Itu diikuti laporan Badan Energi Internasional (IEA) yang mengatakan bahwa terjadi penurunan stok akibat peningkatan permintaan di Eropa dan AS serta penurunan produksi di negara-negara OPEC dan non-OPEC.

“Dorongan ini membuat pasar menarik spekulatif,” kata Gene McGillian, Direktur Riset Pasar di Tradition Energy di Stamford.

Untuk mempertahankan harga saat ini, diperlukan kekuatan permintaan yang terus berlanjut, kata dia, seraya mengingatkan jika pelemahan di kuartal keempat di AS dapat mendorong pedagang untuk mundur dari posisi panjangnya.

 

Bestprofit

Investor minyak turut mengamati dampak lebih lanjut dari kenaikan permintaan minyak mentah dari kilang AS yang dimulai usai pemadaman akibat badai.

Analis HSBC mengatakan bahwa meskipun terjadi pemadaman di kilang AS, 2017 ditetapkan sebagai “tahun yang sangat kuat” untuk pertumbuhan permintaan minyak, merupakan faktor kunci yang mendasari kenaikan harga.

“Kami tetap yakin kenaikan jangka panjang terhadap harga minyak mentah. Dengan tidak adanya sanksi proyek besar baru, kami memperkirakan pasokan non-OPEC konvensional mulai menurun pada tahun 2018, “kata mereka.

HSBC mempertahankan asumsi harga Brent di 2018 dan 2019 masing-masing pada kisaran US$ 65 dan US$ 70 per barel.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG