Mengapa Kecanduan Kopi ? – PT Bestprofit Futures Bandung

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG (pt bestprofit fbdg) – Mungkin informasi ini adalah penting untuk diketahui para pecinta atau peminum kopi. Ternyata ada penjelasan ilmiah kenapa orang sampai kecanduan kopi.┬áBenarkah setelah meminum kopi, maka badan akan kembali bersemangat dan segar? Akan tetapi kenapa setelah meminum kopi, maka orang yang bersangkutan akan merasa ingin kembali meminumnya lagi dan lagi?

Menurut penjelasan yang dituliskan di Cnet (02/09) yang mengutip dari Smithsonian, seperti halnya obat-obatan, kafein dalam kopi juga termasuk salah satu zat adiktif yang dapat membuat peminumnya ketagihan.

Dalam suatu penelitian, terungkap bahwa struktur kafein ternyata mirip dengan sebuah molekul di dalam otak manusia yang bernama adenosine. Molekul ini bertugas untuk memproduksi perasaan lelah dan mengantuk.

Ketika kita minum kopi, maka kafein akan mengikat reseptor adenosine otak manusia dan mencegah reseptor tersebut menciptakan sensasi lelah dan akan membuat tubuh menjadi terjaga serta menggali energi di dalam tubuh untuk dapat digunakan dalam waktu beberapa jam.

Namun, bagi orang-orang yang gemar meminum kopi secara berlebihan, justru hal tersebut akan membuat meningkatnya tingkat reseptor adenosine dalam otak sehingga orang tersebut akan membutuhkan lebih banyak kopi untuk dapat membuatnya tetap bugar dan terjaga.

Selain menambah energi, kafein juga menciptakan pasokan adrenalin yang dapat meningkatkan ritme denyut jantung, memompa darah serta membuka saluran udara dalam pori-pori tubuh lebih sering.

Oleh karenanya, bagi orang yang sudah kecanduan kopi, maka ketika dia menyatakan berhenti, secara otomatis tubuh akan melakukan penolakan disertai dengan rasa aneh di dalam tubuh serta terkadang mengakibatkan sakit kepala.

Kabar baiknya adalah walaupun sama-sama masuk dalam kategori zat adiktif, namun cara penanggulangan kecanduan kopi lebih mudah dan singkat dibandingkan dengan obat-obatan.

Dibutuhkan sekitar 7 sampai 12 hari tanpa meminum kopi maka Anda dapat mengurangi jumlah reseptor adenosine dalam setiap sel otak. Apabila Anda tidak lagi meminum kopi, teh atau minuman dan makanan yang mengandung senyawa kafein,maka reseptor adenosine dalam otak akan kembali ke level aslinya.

Sumber