Category Archives: post

Marquez, Pebalap Muda Empat Kali Juara Dunia

PT BESTPROFIT FUTURES – Pebalap muda tim pabrikan Honda Marc Marquez, berhasil jadi jawara dunia MotoGP 2017 di rumahnya sendiri Valencia, Minggu  meski finish di urutan ketiga. Dirinya berhasil mempertahankan gelar yang sudah diraihnya juga pada 2016 lalu.

Jika ditotal sepanjang karirnya di kelas premier MotoGP sejak memulainya pada 2013, sudah empat kali pebalap Spanyol ini juara. Kemenangan ini tentu menjadikannya sebagai pebalap termuda, yang sudah meraih empat kali kemenangan. – BEST PROFIT

Marquez berhasil finish di urutan pertama sebanyak enam kali tahun ini, dengan total naik podium sebanyak 12 kali. Sedangkan untuk pole position-nya berjumlah delapan kali.

Pebalap dengan julukan “Baby Alien” ini, pertama kali mencapai puncak tertinggi ajang balap kelas dunia ini pada tahun perdananya 2013 lalu. Pada laga terakhir di Valencia kala itu, Marquez hanya finish di posisi ketiga, di mana juaranya Jorge Lorenzo dan posisi kedua podium ada Dani Pedrosa. – BESTPROFIT 

Kejutan tak berhenti sampai situ, Marquez kembali gemparkan jagad balap dengan kembali memenangkan laga bergengsi itu pada tahun berikutnya di 2014. Baby Alien menyempurnakan nilainya sampai 362 poin, dengan 13 kemenangan.

Bahkan yang lebih mencengangkan lagi, di tahun tersebut Marquez meraih podium juara berturut-turut sepanjang 10 seri. Mulai dari situ keberadaan Marquez tak bisa lagi diremehkan, dan menjadi penantang kuat bagi senior-seniorya seperti Rossi dan Lorenzo. – PT BESTPROFIT

Sempat puasa gelar juara dunia pada 2015, di mana berhasil diraih oleh Lorenzo, Marquez kembali menjuarai MotoGP pada 2016. Dirinya bahkan sudah mengklaim juara dunia, saat musim 2016 masih menyisakan satu seri lagi.

Your 2017 #MotoGP World Champion is @marcmarquez93 ???? #BIG6 pic.twitter.com/inxradBAha

— MotoGP™???????????? (@MotoGP) 12 November 2017

Musyawarah Nasional Forum Lingkar Pena (FLP) ke-4 | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestrofit – Seiring dengan perkembangan zaman, penulis sebagai bagian dari masyarakat yang melek literasi terus ditantang untuk berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Apalagi pada era digital seperti sekarang ini, tantangannya semakin besar.

Terlebih lagi, hingga saat ini Bangsa Indonesia masih tergolong sebagai negara dengan minat baca yang masih rendah sehingga semua pihak harus turut serta mengajak masyarakat untuk melek baca dan membudayakan dengan literasi. Semua sepakat, Budaya literasi akan melahirkan kebiasaan berpikir yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan manusia. Budaya literasi menjadikan manusia berpikir luas. Budaya literasi menjadikan kita sebagai manusia yang berpikir dan bertindak holistik.

Ketika budaya literasi telah melekat dalam kehidupan berbangsa, maka akan memperkuat identitas bangsa. Budaya akan terinternalisasi dalam nilai-nilai kebangsaan. Maka, sosok-sosok yang telah melek literasi, bukan hanya pelahap informasi (yang saat ini sudah seperti air bah) melainkan juga menjadi sumber informasi.

Bestprofit

Dia membaca, menulis, berkarya, mengejawantahkannya dalam kehidupan. Dia bukan orang yang latah dalam melahap informasi, cerdas dalam memilah informasi, dan yang lebih terpenting mampu menjadi sumber informasi yang baik dan benar. Dengan pertimbangan itu semua, Forum Lingkar Pena (FLP) sebagai salah satu organisasi kepenulisan terbesar di Indonesia akan mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 yang diikuti kurang lebih 350 penulis FLP dari seluruh cabang dan wilayah di Indonesia.

Pada acara yang dilaksanakan dari Hari Jumat hingga Minggu (3-5 November 2017), selain menjalin kerjasama semua pihak untuk memperkuat budaya literasi di Indonesia. Memusyawarahkan pelbagai permasalahan eksternal dan internal literasi yang berkembang melalui FLP.

Merancang strategi-strategi untuk makin memperkuat kerja-kerja literasi FLP. Merumuskan pelbagai rekomendasi demi kemajuan dunia literasi Indonesia, baik untuk dilaksanakan oleh Pengurus Pusat dan Daerah FLP maupun diusulkan kepada pelbagai pihak terkait, pemerintah juga masyarakat dan memilih Ketua Umum (periode 2017-2021) Badan Pengurus Pusat FLP.

Best Profit

 

Acara juga dipenuhi dengan Workshop Menulis Skenario, Workshop Menulis Cerita Humor, Workshop Menulis Traveling, dan Workshop Menulis Puisi dengan pemateri dari penulis FLP yang telah berpengalaman seperti Sokat (Penulis Sitkom Tukang Ojek Pengkolan), Rahmadiyanty (Traveler Muslimah), Boim Lebon (Penulis Lupus Kecil), dan Irfan Hidayatullah (Dosen dan Sastrawan Muda).

Acara dengan tema besar Menjaga Identitas Bangsa di Era Digital ini pun akan dihadiri penulis-penulis terkenal dari FLP seperti Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia, Habiburrahman el-Syirazi, dan lainnya. Acara akan dibuka di Aula Serbaguna Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, No. 2 Bandung. Sementara acara Munas akan berlangsung di Wisma PU, Jalan RE. Martadinata no 119, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai acara ini, Wargi Bandung bisa hubungi Kang Ali (085723459696).

Sumber

infobdg.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Sejarah Sumpah Pemuda | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit – Peristiwa sejarah Sumpah Pemuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini menjadi satu tonggak utama bangkitnya semangat para pemuda Indonesia untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Sumpah Pemuda adalah sebuah “produk” yang muncul dari pelaksanaan Kongres Pemuda Kedua yang dilangsungkan 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Kongres tersebut dilaksanakan di dalam tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Para peserta Kongres Pemuda II ini berasal dari berbagai wakil organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll.

Di antara mereka hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie namun sampai saat ini tidak diketahui latar belakang organisasi yang mengutus mereka. Sementara Kwee Thiam Hiong hadir sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Turut hadir juga 2 perwakilan dari Papua yakni Aitai Karubaba dan Poreu Ohee.

Bestprofit

 

Rapat pertama berlangsung pada hari Sabtu, 27 Oktober 1928. Diadakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Pada saat itu ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap jika kongres yang digelar tersebut dapat memperkuat semangat persatuan para pemuda Indonesia. Di rapat ini juga salah satu sastrawan bernama Muhammad Yamin memaparkan uraian tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya terdapat lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia, yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Rapat kedua diselenggarakan satu hari setelahnya. Pada hari Minggu, 28 Oktober 1928, kongres diadakan di Gedung Oost-Java Bioscoop. Di kongres kali ini, para peserta membahas masalah pendidikan. Pada saat itu kedua pembicara yang merupakan tokoh pendidikan Indonesia pada saat itu, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro mengatakan jika seorang anak harus mendapatkan pendidikan kebangsaan, dan harus mendapat keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Selain itu, mereka juga menyoroti jika seorang Anak harus dididik secara demokratis.

Pada rangkaian rapat terakhir yang sekaligus menjadi penutup Kongres Pemuda Kedua, para peserta berkumpul di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106. Pada saat itu, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri: hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.

Sebelum kongres ditutup, lagu Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman diperdengarkan. Atas saran Sugondo kepada Supratman, lagu tersebut dimainkannya hanya dengan alat musik biola saja. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta.

Best Profit

 

Kongres akhirnya ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres yang ditulis oleh Moehammad Yamin pada secarik kertas yang disodorkan kepada Soegondo ketika Mr. Sunario tengah berpidato pada sesi terakhir kongres (sebagai utusan kepanduan) sambil berbisik kepada Soegondo: Ik heb een eleganter formulering voor de resolutie (Saya mempunyai suatu formulasi yang lebih elegan untuk keputusan Kongres ini), yang kemudian Soegondo membubuhi paraf setuju pada secarik kertas tersebut, kemudian diteruskan kepada yang lain untuk paraf setuju juga.

Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin. Istilah “Sumpah Pemuda” sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.

Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres tersebut sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda. Penulisan menggunakan ejaan van Ophuysen.

Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumber

infobandung.co.id

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG