Laju IHSG Berpeluang Menguat

20170911a

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit –

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham awal pekan ini. Aliran dana investor asing diharapkan kembali masuk ke pasar saham sehingga mengangkat IHSG.

Analis PT Indosurya Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, IHSG masih akan ditopang oleh fundamental ekonomi yang stabil terutama dilihat dari data ekonomi yang dirilis.

Hal itu dapat menjadi sentimen untuk mendorong minat investror berinvestasi masih cukup tinggi. Ini jika melihat IHSG yang masih terus berpotensi menguat.Selain itu, aliran dana investor asing juga diharapkan dapat kembali untuk memperkuat kenaikan IHSG.

William menambahkan, rilis data penjualan kendaraan roda dua dan pertumbuhan kredit juga akan bayangi IHSG.”IHSG berpotensi menguat di kisaran 6.345-6.578,” ujar William dalam ulasannya, Senin (12/3/2018).

PT Bestprofit

Sementara itu, Analis PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, IHSG akan menguat terbatas pada awal pekan. IHSG akan bergerak di kisaran 6.380-6.510.

“IHSG terkonsolidasi seakan momentum arah balik kurang begitu kuat dibandingkan indikasi penurunan. Meski pun demikian potensi penguatan cukup terbatas melihat pergerakan masih tertahan pada level moving average lima harian,” jelas dia.

Untuk saham-saham yang masih dapat diperhatikan antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Sedangkan William memilih saham BBNI, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).

Pada penutupan perdagangan saham Jumat pekan lalu, IHSG melemah 9,7 poin atau 0,15 persen ke posisi 6.433,21 usai IHSG terkonsolidasi.

Sektor saham aneka industri menekan IHSG dan industri dasar menjadi penahan. Lanjar menilai, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, inflasi dan prospek suku bunga menjadi faktor kekhawatiran investor. Investor asing melakukan aksi jual Rp 938,20 miliar.

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah menjelang akhir pekan ini. Akan tetapi, tekanan IHSG tersebut menjadi terbatas pada penutupan perdagangan saham.

Best Profit

Berdasarkan data RTI, Jumat 9 Maret 2018, IHSG melemah tipis 9,69 poin atau 0,15 persen ke posisi 6.433,32. Indeks saham LQ45 susut 0,29 persen ke posisi 1.064,83. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Menjelang akhir pekan ini, ada sebanyak 193 saham melemah sehingga menekan IHSG. 173 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. Sedangkan 114 saham lainnya diam di tempat. IHSG sempat berada di level tertinggi 6.459,03 dan terendah 6.382,89.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 331.196 kali dengan volume perdagangan saham 9,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,9 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 887,17 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.785.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG