Harga Minyak Naik Tipis | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

20161003a

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit – Harga minyak naik tipis pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, menyentuh level tertinggi dalam 3 pekan. Kenaikan harga minyak dipicu turunnya pasokan.

Melansir Marketwatch, Kamis (19/10/2017), penurunan pasokan minyak AS selama 4 pekan berturut-turut dan naiknya tensi di Timur Tengah membuat harga minyak naik. Namun, tekanan dari kenaikan yang tak diperkirakan pada pasokan produk petroleum membuat kenaikannya terbatas.

Best Profit

Harga minyak Amerika Serikat untuk kontrak November, West Texas Intermediate menambahkan 16 sen atu 0,3 persen untuk menetap di level US$ 52,04 per barel seperti diperdagangkan di New York Mercantile Exchane.

Harga itu turun dari level US$ 52,23 per barel, harga sebelum ada data pasokan, namun tetap berada di level tertinggi sejak 27 September. Sementara harga minyak mentah acuan dunia Brent untuk kontrak Desember naik 27 sen atau 0,5 persen ke level US$ 58,15 per barel, tertinggi sejak akhir September.

PT Bestprofit

Departemen Informasi dan Energi Amerika Serikat pada Rabu kemarin menunjukkan ada penurunan pasokan minyak mentah sebesar 5,7 juta barel secara mingguan yang berakhir pada 13 Oktober kemarin. Angka tersebut lebih besar daripada perkiraan analis yang hanya 3.9 juta barel, namun berada di bawah laporan American Petroleum Institute pada Selasa kemarin yang menyebut 7,1 juta barel.

Harga minyak naik tipis pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, menyentuh level tertinggi dalam 3 pekan. Kenaikan harga minyak dipicu turunnya pasokan.

Melansir Marketwatch, Kamis (19/10/2017), penurunan pasokan minyak AS selama 4 pekan berturut-turut dan naiknya tensi di Timur Tengah membuat harga minyak naik. Namun, tekanan dari kenaikan yang tak diperkirakan pada pasokan produk petroleum membuat kenaikannya terbatas.

Harga minyak Amerika Serikat untuk kontrak November, West Texas Intermediate menambahkan 16 sen atu 0,3 persen untuk menetap di level US$ 52,04 per barel seperti diperdagangkan di New York Mercantile Exchane.

Harga itu turun dari level US$ 52,23 per barel, harga sebelum ada data pasokan, namun tetap berada di level tertinggi sejak 27 September. Sementara harga minyak mentah acuan dunia Brent untuk kontrak Desember naik 27 sen atau 0,5 persen ke level US$ 58,15 per barel, tertinggi sejak akhir September.

Departemen Informasi dan Energi Amerika Serikat pada Rabu kemarin menunjukkan ada penurunan pasokan minyak mentah sebesar 5,7 juta barel secara mingguan yang berakhir pada 13 Oktober kemarin. Angka tersebut lebih besar daripada perkiraan analis yang hanya 3.9 juta barel, namun berada di bawah laporan American Petroleum Institute pada Selasa kemarin yang menyebut 7,1 juta barel.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG