Sanksi Berat PNS Bolos: Turun Pangkat Hingga Dipecat

Sanksi Berat PNS Bolos: Turun Pangkat Hingga Dipecat

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Bestprofit Jakarta – Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), diatur mengenai pemberian sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti sering bolos kerja.

Belum lama ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengimbau para ASN termasuk PNS untuk mulai masuk kerja pada 3 Juli 2017 usai dapat libur panjang Lebaran.

Sanksi yang akan diterima para PNS juga akan ditentukan usai adanya evaluasi kerja setiap tahunnya. Begitu juga bagi para PNS yang tidak masuk kerja usai libur Lebaran.

Ketidakhadiran PNS pada hari pertama hingga satu minggu usai libur panjang Lebaran akan dihitung secara akumulatif dalam satu tahun untuk ditentukan kategori sanksinya.

Berdasarkan PP Nomor 53/2010, untuk PNS yang tidak masuk sebanyak 1-5 hari terkena sanksi ringan berupa teguran lisan, sedangkan untuk 6-10 hari berupa sanksi teguran tertulis, untuk 11-15 hari terkena sanksi pernyataan tidak puas dari pimpinan, dan yang paling berat bagi PNS yang tidak masuk sebanyak 31-46 hari atau lebih.

“Sanksi dijatuhkan tergantung bobot pelanggarannya, kalau tidak masuk 31-46 hari atau lebih, sanksi hukuman disiplinnya berat,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herwan Suryatman kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Herman menyebutkan, pengenaan sanksi disiplin berat bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 31-46 hari atau lebih dalam satu tahun dan sesuai evaluasi kinerja bisa dikenakan mulai dari penurunan pangkat, hingga diberhentikan.

“Sanksi berat itu dimulai dari penurunan pangkat, penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, sampai dengan pemberhentian dengan hormat maupun dengan tidak hormat,” jelas dia.

Sumber : detik.com

Bestprofit