Lonjakan Kasus Corona, Harga Minyak Merosot

20161005b

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit –  

Harga minyak tergelincir pada perdagangan Kamis karena harapan vaksin Covid-19 dibayangi oleh lonjakan kasus baru virus corona di seluruh dunia. Hal ini meningkatkan kekhawatiran tentang prospek permintaan minyak mentah.

Dikutip dari CNBC, Jumat (20/11/2020), harga minyak mentah Brent turun 0,32 persen menjadi USD 44,20 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS tergelincir 8 sen dan menetap di level USD 41,74 per barel.

Dia menjelaskan, untuk minyak mentah, ada risiko perang harga OPEC yang baru dapat muncul. “Saya pikir mereka akan mencapai kesepakatan, tetapi 24 jam yang lalu, sepertinya kesepakatan sudah selesai,” katanya.

Sementara data resmi pada Rabu menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 768.000 barel pekan lalu. Namun yang terpenting kenaikan tersebut lebih kecil dari 1,7 juta barel yang diperkirakan analis dalam jajak pendapat Reuters.

Bestprofit

Penyimpanan hasil sulingan, termasuk solar dan minyak pemanas, turun 5,2 juta barel, jauh lebih tinggi dari perkiraan. Namun kekhawatiran tentang prospek permintaan tetap ada.

Jumlah kematian AS akibat COVID-19 melampaui 250 ribu. Sementara kasus harian di Jepang dan Rusia melonjak. Di antara pembatasan yang lebih ketat untuk mencegah penyebaran virus, Kota New York menutup sekolah umum.

Pasar ekuitas juga turun, setelah mencapai rekor tertinggi minggu ini setelah Pfizer dan BioNTech mengumumkan kemajuan uji coba vaksin Covid-19. “Investor juga membukukan keuntungan dari reli baru-baru ini sebelum liburan Thanksgiving AS akhir bulan ini,” kata Kepala Analis di Fujitomi Co. Kazuhiko Saito.

Kekhawatiran tentang kelebihan pasokan tetap ada. National Oil Corporation (NOC) Libya dan Total Prancis membahas upaya NOC untuk meningkatkan kapasitas dan meningkatkan produksi minyak.

PT Bestprofit

OPEC+ Gelar Pertemuan

OPEC+, yang terdiri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak, Rusia dan produsen lainnya, akan membahas kebijakan pada pertemuan pada 30 November dan 1 Desember mendatang. Anggota OPEC+ cenderung menunda rencana untuk meningkatkan produksi pada Januari sebesar 2 juta barel per hari (bph).

Menteri Energi UEA Suhail al-Mazrouei mengatakan negaranya selalu menjadi anggota OPEC yang berkomitmen dan telah menunjukkan komitmen ini melalui kepatuhannya pada perjanjian pengurangan pasokan minyak OPEC+ saat ini.

Komentar menteri itu sebagai tanggapan atas laporan media bahwa UEA telah mempertanyakan manfaat berada di OPEC dan bahkan mempertimbangkan apakah akan meninggalkan kelompok penghasil minyak tersebut.

Sumber

liputan6.com

lowongan

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

One Response to Lonjakan Kasus Corona, Harga Minyak Merosot

  1. […] S&P 500 juga naik 0,4 persen menjadi 3.581,87 dan Nasdaq Composite naik 0,9 persen menjadi 11.904,71. Ini menjadi kenaikan pertama untuk rata-rata saham utama dalam tiga sesi terakhir. Saham Netflix dan Amazon masing-masing naik 0,6 persen dan 0,4 persen. Saham Alphabet naik 1 persen dan saham Microsoft ditutup lebih tinggi 0,6 persen. Bestprofit […]

Leave a Reply