IHSG Ditutup Turun ke 3.937,63

20200325a

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG,

Best Profit – 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Di awal perdagangan, IHSG sempat menghijau tetapi kemudian mengalami tekanan di tengah perdagangan.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (24/3/2020), IHSG ditutup turun 51,88 poin atau 1,30 persen ke posisi 3.937,63. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 2,84 persen ke posisi 566,829.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.123,56 dan terendah 3.911,71. Sebanyak 217 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 183 saham menguat dan 138 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 620.530 kali dengan volume perdagangan 6,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,8 triliun. Investor asing jual saham Rp 666 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 16.500.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada dua sektor yang menghujau yaitu perkebunan yang naik 1,06 persen dan sektor pertambangan yang menguat 3,64 persen. Pelemahan dipimpin oleh aneka industri yang anjlok 4,57 persen. Disusul sektor kontruksi yang melemah 2,92 persen dan sektor infrastruktur yang turun 2,10 persen.

Saham yang Tertekan dan Menguat

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG terperosok diantaranya PANR yang turun 7 persen ke Rp 93 per lembar saham, PSGO melemah 7 persen ke Rp 93 per lembar saham dan JAST turun 6,99 persen ke Rp 665 per lembar saham.

Saham yang menguat antara lain HELI naik 32 persen ke Rp 198 per saham, CARE naik 30,64 persen ke Rp 226 per saham dan SQMI naik 27,17 persen ke Rp 220 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Di awal perdagangan, IHSG sempat menghijau tetapi kemudian mengalami tekanan di tengah perdagangan.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (24/3/2020), IHSG ditutup turun 51,88 poin atau 1,30 persen ke posisi 3.937,63. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 2,84 persen ke posisi 566,829.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.123,56 dan terendah 3.911,71. Sebanyak 217 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 183 saham menguat dan 138 saham diam di tempat.

Bestprofit

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 620.530 kali dengan volume perdagangan 6,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,8 triliun. Investor asing jual saham Rp 666 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 16.500.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada dua sektor yang menghujau yaitu perkebunan yang naik 1,06 persen dan sektor pertambangan yang menguat 3,64 persen. Pelemahan dipimpin oleh aneka industri yang anjlok 4,57 persen. Disusul sektor kontruksi yang melemah 2,92 persen dan sektor infrastruktur yang turun 2,10 persen.

Saham yang Tertekan dan Menguat

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG terperosok diantaranya PANR yang turun 7 persen ke Rp 93 per lembar saham, PSGO melemah 7 persen ke Rp 93 per lembar saham dan JAST turun 6,99 persen ke Rp 665 per lembar saham.

PT Bestprofit

Saham yang menguat antara lain HELI naik 32 persen ke Rp 198 per saham, CARE naik 30,64 persen ke Rp 226 per saham dan SQMI naik 27,17 persen ke Rp 220 per saham.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

One Response to IHSG Ditutup Turun ke 3.937,63

  1. […] “Hari ini kami menjalankan kegiatan penyemprotan desinfektan dalam upaya pencegahan dan penyebaran virus Covid-19 di kota Bandung ini, dengan harapan bisa mengurangi, ya minimal tidak bertambah area penyebaran virus ini,” ujarnya. Bestprofit […]

Leave a Reply