Harga Minyak Mentah Berjangka Dunia Naik

20160926a

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak mentah berjangka dunia naik tipis dipicu penurunan ekspor minyak mentah dari negara ketua OPEC, Arab Saudi, dan penarikan rig pengeboran AS serta kondisi persediaan minyak.

Melansir laman Reuters, Jumat (19/4/2019), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup naik 35 sen menjadi USD 71,97 per barel. Harga sempat mendekati posisi tertinggi dalam lima bulan pada Rabu di USD 72,27 per barel.

Harga minyak mentah Brent naik 0,6 persen, menandai kenaikan mingguan keempat berturut-turut untuk tolok ukur internasional. Adapun harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menetap naik USD 24 sen menjadi USD 64 per barel. Harga minyak mentah naik hanya turun 0,2 persen pada minggu ini.

Harga minyak antara lain dipicu, ekspor minyak mentah Arab Saudi yang turun 277.000 barel menjadi di bawah 7 juta barel per hari pada Februari dari bulan sebelumnya, menurut data Joint Organizations Data Initiative (JODI).

Persediaan minyak mentah, bensin, dan sulingan AS turun minggu ini, dengan minyak mentah mencatat penurunan pertama dalam empat minggu, menurut data Administrasi Informasi Energi (EIA).

Bestprofit

“Saya pikir itu cukup jelas bahwa pengetatan pasokan dan surutnya kekhawatiran pertumbuhan permintaan mendorong pasar ke level tertinggi dalam lima bulan ini,” kata Gene McGillian, Wakil Presiden Riset Pasar Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

Perusahaan AS pada pekan ini juga memangkas jumlah rig pengeboran minyak untuk pertama kalinya dalam tiga minggu. Ini karena perkiraan pertumbuhan produksi ladang minyak terbesar di negara itu, terus menyusut.

Harga minyak telah terdorong naik pada tahun ini dipicu kesepakatan yang dicapai Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, termasuk Rusia, untuk membatasi produksi minyak mereka sebesar 1,2 juta barel per hari.

Sementara pasokan minyak global semakin diperketat sanksi AS terhadap anggota OPEC, Venezuela dan Iran. Ekspor minyak mentah Iran telah jatuh pada bulan April ke level harian terendah tahun ini.

Di sisi lain, data penjualan ritel dan pendapatan AS yang kuat dari perusahaan industri menempatkan kekhawatiran perlambatan global, dipicu survei manufaktur yang mengecewakan dari Asia dan Eropa, sebagai pemicu utama. Namun, reli harga minyak tetap terkendali, oleh kenaikan Dolar AS, yang membuat minyak mentah lebih mahal untuk pembeli global.

PT Bestprofit

“Penguatan signifikan dalam dolar, terutama terhadap Euro, cenderung membatasi minat beli,” kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates, dalam sebuah catatan. Harga minyak sedikit melemah seiring data pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan persediaan turun dibandingkan laporan industri pada Selasa.

Harga minyak Brent menguat ke level tertinggi pada 2019 di awal sesi. Ini didukung oleh penurunan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS yang dilaporkan oleh the American Petroleum Institute (API) yang dilaporkan pada Selasa malam.

Namun, data resmi dari the Energy Information Administration (EIA) menunjukkan penurunan minyak mentah 1,4 juta barel, sekitar setengah dari penurunan yang dilaporkan API.

“Reli semalam didasarkan pada prediksi 3 juta barel per hari untuk minyak mentah. Anda akan membutuhkan katalis lain,” ujar Direktur Mizuho, Bob Yawger, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (18/4/2019).

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG