Author Archives: bpf bandung

Harga Minyak Mentah AS Menguat ke Level Tertinggi

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam empat bulan di atas USD 60 per barel.

Hal ini usai data pemerintah AS menunjukkan pengetatan pasokan minyak domestik, tetapi kenaikan dibatasi kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global karena perang dagang AS-China yang sedang berlangsung.

Harga minyak mentah AS atau West Texas Intermediate (WTI) naik 80 sen atau 1,36 persen menjadi USD 59,83 per barel. Harga minyak WTI capai level tertinggi USD 60,12 per barel, tertinggi sejak 12 November.

Harga minyak WTI untuk kontrak lebih aktif pada bulan kedua naik 94 sen atau 1,6 persen menjadi USD 60,23 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Brent menguat 89 sen atau 1,32 persen menjadi USD 68,50 per barel.

Harga minyak naik setelah the US Energy Information Administration (EIA) melaporkan penurunan besar dan tak terduga untuk persediaan minyak mentah karena ekspor kuat dan permintaan penyulingan.

Bestprofit

Stok turun 9,6 juta barel pada pekan lalu dibandingkan harapan analis untuk kenaikan 309.000 barel. Persediaan bensin dan sulingan turun lebih dari yang diharapkan. Stok bensin turun 4,6 juta barel, sementara persediaan sulingan merosot 4,1 juta barel.

“Laporan itu bullish karena persediaan minyak mentah yang besar, dan merupakan fungsi dari tingkat impor yang rendah dan volume ekspor tinggi,” ujar Partner Again Capital LLC, John Kilduff.

“Inventaris secara keseluruhan menurun dalam minyak mentah dan produk olahan menekankan pasar yang mengetat,” ia menambahkan.

Harga minyak mentah naik hampir sepertiga pada 2019. Hal ini didorong pengurangan pasokan di antara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, serta sanksi AS terhadap eksportir minyak Iran dan Venezuela.

Menteri Energi Uni Emirat Arab mengharapkan OPEC selesaikan kerja sama jangka panjang dengan mitra non-OPEC pada Juni. Lembaga pemeringkat S&P Global menaikkan asumsi harga minyak Brent kembali ke posisi USD 60 per barel pada perdagangan Rabu usai pemotongan produksi oleh OPEC dan Rusia.

PT Bestprofit

Namun, perang dagang selama delapan bulan antara China dan AS telah mengkhawatirkan pasar global yang sudah khawatir dengan tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi pada 2019. Ada berbagai sinyal apakah kebuntuan antara dua ekonomi teratas dunia dapat segera diselesaikan.

Pemerintah AS mengumumkan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin berencana melakukan perjalanan ke China pada pekan depan untuk putaran pembicaraan perdagangan lainnya dengan para pejabat senior.

“Pembicaraan perdagangan AS-China terus hadirkan risiko untuk pasar minyak dan aset berisiko lainnya,” ujar Strategist BNP Paribas, Harry Tchilinguirian. Analis mengatakan, perlambatan ekonomi dapat segera mengurangi konsumsi bahan bakar dan menahan minyak mentah,

Survei Reuters menyatakan, kepercayaan bisnis di Asia bertahan di posisi terendah dalam tiga tahun pada kuartal I ketika perang dagang AS-China menekan ekonomi global yang sudah berada di jalur menurun.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Mentah Dunia Bertahan

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak mentah dunia bertahan mendekati level tertinggi dalam empat bulan di tengah ekspektasi bahwa OPEC akan melanjutkan pengurangan produksi hingga akhir tahun dan menjelang rilis data persediaan minyak mentah mingguan AS.

Melansir laman Reuters, Rabu (20/3/2019), harga minyak mentah Brent ditutup 7 sen lebih tinggi ke posisi USD 67,61 per barel, patokan tertinggi sejak November 2018. Adapun West Texas Intermediate (WTI) berjangka AS menyentuh posisi tertinggi sejak November di USD 59,57 per barel tetapi berakhir pada USD 59,03 per barel, atau turun 6 sen.

Harga minyak beringsut naik setelah data dari American Petroleum Institute (API), sebuah kelompok industri, menunjukkan penurunan mengejutkan pada persediaan minyak mentah.

Beberapa analis menyatakan kekhawatiran bahwa pembatalan itu terkait dengan ketegangan antara Arab Saudi, kepala OPEC secara de facto, dan Rusia, produsen non-anggota kelompok terbesar yang menyetujui pengurangan produksi tahun lalu.

Best Profit

“Langkah untuk membatalkan pertemuan lebih disukai Rusia daripada Arab Saudi, yang awalnya ingin menggunakan pertemuan itu untuk memperpanjang pembatasan produksi sampai akhir tahun,” kata Commerzbank dalam sebuah catatan.

Para anggota OPEC selanjutnya akan bertemu pada bulan Juni. “Namun, saya pikir OPEC dan produsen non-OPEC bertekad untuk menyeimbangkan dinamika penawaran dan permintaan,” kata Andy Lipow, Presiden Lipow Oil Associates di Houston.

Kedua tolok ukur minyak dunia tersebut melemah setelah Bloomberg melaporkan pejabat AS khawatir Beijing mendorong kembali tuntutan Washington selama pembicaraan perdagangan, menurunkan harapan untuk resolusi perang tarif yang telah mengancam permintaan minyak global.

Bestprofit

“Itu telah merobohkan pasar,” kata Bob Yawger, Direktur Berjangka Mizuho di New York. “Sekarang pada dasarnya kita berada di tangan API dan AMDAL.”

Adapun stok minyak mentah turun 2,1 juta barel dalam pekan hingga 15 Maret menjadi 446,8 juta, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 309.000 barel, data menunjukkan.

Sementara harga minyak telah melaju lebih dari 20 persen sejak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya mulai membatasi pasokan pada awal tahun.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Naik Mendekati Level Tertinggi

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Harga minyak naik mendekati level tertinggi empat bulan pada hari Senin (Selasa pagi WIB), didukung oleh prospek perpanjangan pemangkasan pasokan minyak yang dipimpin Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan tanda-tanda penurunan persediaan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Dilansir Reuters, Selasa (19/3/2019), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup pada USD 67,54 per barel, naik USD 38 sen atau 0,6 persen. Harga patokan minyak internasional ini berada dekat puncak 2019 di level USD 68,14 yang dicapai pada hari Kamis.

Harga minyak mentah antara West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir di USD 59,09 per barel, menambahkan USD 57 sen, atau 1 persen, setelah mencapai tertinggi empat bulan pada USD 59,23 per barel.

PT Bestprofit

OPEC dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC +, bertemu di Azerbaijan pada akhir pekan ini untuk memantau pakta pengurangan pasokan minyak mentah mereka. OPEC juga membatalkan pertemuan pada April, yang berarti grup produsen minyak tidak akan bertemu lagi sampai Juni.

Arab Saudi pada hari Minggu mengisyaratkan produsen mungkin perlu memperpanjang pemangkasan 1,2 juta barel per hari sejak Juni lalu hingga paruh kedua 2019. Kerajaan Arab Saudi secara umum telah memotong lebih dramatis daripada beberapa negara lain, sementara Rusia, anggota non-OPEC terbesar dalam pakta tersebut, kurang tertarik untuk melanjutkan pengurangan produksi.

Ekspor dari produsen terbesar OPEC turun menjadi 7,3 juta barel per hari di Januari dari 7,7 juta barel per hari pada Desember, data resmi menunjukkan. Tanda-tanda penurunan tingkat persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan AS di Cushing, Oklahoma juga mendukung harga minyak berjangka, kata para pelaku pasar.

Best Profit

Stok minyak mentah di Cushing, titik pengiriman untuk WTI, turun 1,08 juta barel dalam seminggu hingga Jumat, kata para pedagang, mengutip data dari perusahaan intelijen pasar Genscape. Secara keseluruhan, persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah turun minggu lalu, penurunan mingguan kedua berturut-turut, sebuah jajak pendapat pendahuluan menunjukkan.

Produksi minyak AS dari tujuh formasi serpih utama diperkirakan akan mencapai rekor 8,6 juta barel per hari pada April, naik 85.000 barel per hari, yang akan menjadi kenaikan bulanan terkecil sejak Mei 2018, perkiraan pemerintah.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG