Author Archives: bpf bandung

Harga Minyak Bervariasi Karena Kekhawatiran

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak bervariasi karena kekhawatiran pasar tentang kemungkinan konflik antara Amerika Serikat dan Iran mereda, di tengah kekhawatiran tentang penurunan permintaan minyak mentah kembali muncul.

Melansir laman Reuters, Selasa (25/6/2019), benchmark harga minyak mentah Brent berakhir di posisi USD 64,86 per barel, turun 34 sen, atau 0,5 persen. Sementara minyak mentah berjangka AS menetap di posisi USD 57,90 per barel, naik 47 sen, atau 0,8 persen.

Pekan lalu, harga minyak Brent naik 5 persen dan minyak mentah AS melonjak 10 persen setelah Iran menembak jatuh pesawat tak berawak AS di Teluk.

Kejadian ini menambah ketegangan yang dipicu serangan terhadap tanker minyak di daerah itu pada Mei dan Juni.  Di mana Washington menyalahkan Iran, yang membantah memiliki peran dalam serangan itu.

Best Profit

Presiden AS Donald Trump memberlakukan sanksi baru terhadap Iran pada hari Senin. Sebelumnya pada hari Jumat, Trump membatalkan serangan balasan ke negara Timur Tengah pada menit terakhir setelah pesawat itu jatuh, membatasi kenaikan harga minyak.

“Saya pikir beberapa risiko premium yang terbangun karena ketegangan AS dengan Iran sedikit berkurang. Saya pikir kita juga mulai melihat kekhawatiran ekonomi dan kekhawatiran permintaan muncul kembali di pasar,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital Management di New York.

Harapan berkurang untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara China-AS di pertemuan G20 yang berlangsung minggu ini. Investor masih menunggu hasil pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping.

Bestprofit

“Faktor paling penting yang membebani harga minyak akhir-akhir ini adalah ketakutan perlambatan besar dalam pertumbuhan permintaan, terutama mengingat konflik perdagangan antara AS dan Cina,” kata Commerzbank dalam sebuah catatannya.

“Kami tidak mengharapkan kesepakatan apa pun akan tercapai selama pertemuan antara Presiden Trump dan Xi selama pertemuan puncak G20 di akhir minggu,” dia menambahkan.

Di sisi lain, data manufaktur yang lemah yang dirilis pada hari Senin oleh Federal Reserve Bank of Dallas menambah kekhawatiran tentang tergelincirnya permintaan minyak mentah.

Pasokan diperkirakan akan tetap relatif ketat, karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, tampaknya akan memperpanjang kesepakatan pembetasan produksi ketika mereka bertemu pada 1-2 Juli di Wina, kata para analis.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Berjangka Naik 1 Persen

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak berjangka naik 1 persen pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta). Sedangkan sepanjang pekan ini, harga minyak mentah AS naik lebih dari 9 persen dan harga minyak Brent yang menjadi patokan global naik 5 persen.

Kenaikan harga minyak ini didorong oleh kekhawatian akan serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran yang dapat dipastikan akan mengganggu aliran minyak dari Timur Tengah yang menyediakan lebih dari seperlima dari produksi minyak dunia.

Sementara, harga bensin di AS melonjak sekitar 4 persen menyusul kebakaran besar di kilang Philadelphia Energy Solutions di Philadelphia. Kilang tersebut merupakan yang terbesar di Pantai Timur AS.

“Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran telah berkembang sebagai pemicu utama dalam melonjaknya harga minyak,” kata Jim Ritterbusch dari Ritterbusch and Associates seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (22/6/2019).

Selain ketegangan AS-Iran, alasan lain harga minyak terus melambung pada pekan ini adalah pertemuan Organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) di Juli yang diperkirakan masih akan tetap mengendalikan produksi.

Best Profit

Pada perdagangan Jumat, harga minyak berjangka Brent naik 69 sen atau 1,1 persen menjadi USD 65,14 per barel. Sementara kontrak minyak mentah US Texas Intermediate (WTI) paling aktif ditutup naik 0,6 persen ke level USD 57,43 per barel.

Dengan kenaikan pada Jumat ini membawa harga minyak Brent di jalurnya untuk kenaikan sekitar 5 persen untuk minggu ini dan WTI melonjak lebih dari 9 persen, yang merupakan persentase kenaikan mingguan terbesar sejak Desember 2016.

Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 5 persen usai Iran menembak jatuh drone militer Amerika Serikat (AS), yang meningkatkan kekhawatiran konfrontasi militer antara Teheran dan Washington.

Harapan bahwa Federal Reserve AS dapat memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya turut merangsang pertumbuhan di negara konsumen minyak terbesar dunia, dan penurunan persediaan minyak mentah AS juga mendukung harga.

Bestprofit

Melansir laman Reuters, Jumat (21/6/2019), harga minyak mentah Brent, patokan global, ditutup naik USD 2,63, atau 4,3 persen menjadi USD 64,45 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik USD 2,89, atau 5,4 persen menjadi USD 56,65 per barel.

“Pada pertemuan (the Fed) ada siklus pelonggaran yang membayangi yang akan memukul dolar dan menopang harga komoditas dan ada juga ketegangan dengan Iran,” kata John Kilduff, Mitra di Again Capital Management di New York. “Harga minyak dapat naik lebih lanjut karena ketegangan antara AS dan Iran memanas,” dia menambahkan.

Presiden AS Donald Trump mengecilkan dugaan Iran terkait dengan jatuhnya drone militer AS, serata mengatakan dugaan itu ditembak secara tidak sengaja dan bahwa “itu akan membuat perbedaan besar” baginya jika pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh telah diujicobakan.

Sementara komentar yang muncul menunjukkan bahwa Trump tidak bersemangat untuk meningkatkan hal terbaru dalam serangkaian insiden dengan Iran. Dia turut memperingatkan bahwa: “Negara ini tidak akan mendukungnya.”

Teheran mengatakan pesawat tak berawak Global Hawk yang tidak bersenjata sedang dalam misi mata-mata atas wilayahnya. Tetapi Washington membantah dengan mengatakan jika drone yang ditembak jatuh berada di wilayah udara internasional.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 5 Persen

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 5 persen usai Iran menembak jatuh drone militer Amerika Serikat (AS), yang meningkatkan kekhawatiran konfrontasi militer antara Teheran dan Washington.

Harapan bahwa Federal Reserve AS dapat memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya turut merangsang pertumbuhan di negara konsumen minyak terbesar dunia, dan penurunan persediaan minyak mentah AS juga mendukung harga.

Melansir laman Reuters, Jumat (21/6/2019), harga minyak mentah Brent, patokan global, ditutup naik USD 2,63, atau 4,3 persen menjadi USD 64,45 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik USD 2,89, atau 5,4 persen menjadi USD 56,65 per barel.

“Pada pertemuan (the Fed) ada siklus pelonggaran yang membayangi yang akan memukul dolar dan menopang harga komoditas dan ada juga ketegangan dengan Iran,” kata John Kilduff, Mitra di Again Capital Management di New York. “Harga minyak dapat naik lebih lanjut karena ketegangan antara AS dan Iran memanas,” dia menambahkan.

PT Bestprofit

Presiden AS Donald Trump mengecilkan dugaan Iran terkait dengan jatuhnya drone militer AS, serata mengatakan dugaan itu ditembak secara tidak sengaja dan bahwa “itu akan membuat perbedaan besar” baginya jika pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh telah diujicobakan.

Sementara komentar yang muncul menunjukkan bahwa Trump tidak bersemangat untuk meningkatkan hal terbaru dalam serangkaian insiden dengan Iran. Dia turut memperingatkan bahwa: “Negara ini tidak akan mendukungnya.”

Teheran mengatakan pesawat tak berawak Global Hawk yang tidak bersenjata sedang dalam misi mata-mata atas wilayahnya. Tetapi Washington membantah dengan mengatakan jika drone yang ditembak jatuh berada di wilayah udara internasional.

Best Profit

Ketegangan meningkat di Timur Tengah, rumah bagi lebih dari 20 persen dari produksi minyak dunia. Ini setelah serangan terhadap dua kapal tanker di dekat Selat Hormuz, sebuah titik checkpoint untuk pasokan minyak. Washington menyalahkan Teheran atas serangan kapal tanker itu. Namun Iran membantah peran apa pun.

Kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi dan sengketa perdagangan AS-China telah menarik minyak lebih rendah dalam beberapa pekan terakhir. Brent mencapai posisi tertinggi pada 2019 dari posisi USD 75 pada April.

Di sisi lain, produsen minyak OPEC dari Teluk akan mempertahankan produksinya pada Juli, meskipun pakta pemotongan pasokan global berakhir pada akhir Juni, menurut sumber OPEC. Ada sinyal jika eksportir Teluk enggan untuk meningkatkan pasokan.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu-sekutu termasuk Rusia tampaknya akan memperpanjang kesepakatan untuk memotong 1,2 juta barel produksi per hari.

Koalisi yang dikenal sebagai OPEC + sepakat minggu ini akan bertemu pada 1-2 Juli, guna mengakhiri satu bulan perselisihan tentang waktu pemotongan.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG