Author Archives: bpf bandung

Sepekan Laju IHSG Menguat | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, BestprofitLaju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat selama sepekan. Penguatan IHSG didorong saham unggulan dan kapitalisasi kecil.

Mengutip laporan PT Ashmore Assets Management Indonesia, Sabtu (23/9/2017), IHSG naik 0,66 persen dari 5.872 pada periode 15 September 2017 menjadi 5.911 pada periode 22 September 2017.

IHSG menguat dapat dukungan dari saham unggulan yang mendaki 0,68 persen selama sepekan. Namun, kontribusi besar disumbangkan saham kapitalisi kecil dengan naik 1,23 persen. Investor asing masih mencatatkan aksi jual di pasar saham. Tercatat aksi jual investor asing mencapai US$ 48,6 juta.

Sedangkan imbasl hasil surat utang pemerintah bertenor 10 tahun mendatar di kisaran 6,5 persen. Investor asing masih mencatatkan aksi beli.

Ada sejumlah sentimen pengaruhi pasar keuangan baik dari global dan internal. Pertama, bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve mengumumkan akan mulai mengurangi kepemilikan obligasi senilai US$ 4,5 triliun pada Oktober 2017. Pengurangan neraca keuangan itu dilakukan secara bertaham dengan perkiraan mencapai US$ 10 miliar setiap kuartal. Diperkirakan pengurangan obligasi mencapai US$ 50 miliar pada Oktober 2018.

Best Profit

 

Selain itu, the Federal Reserve juga mempertahankan suku bunga pada pertemuan dua hari pada pekan ini. Namun, the Federal Reserve mengindikasikan menaikkan suku bunga sekali lagi pada 2017. Kemudian kenaikan suku bunga sebanyak tiga kali pada 2018.

The Federal Reserve juga memangkas inflasi menjadi 1,5 persen pada 2017, dan pada 2018 sekitar 1,9 persen. Hal itu lantaran pertumbuhan ekonomi melambat. Produk domestik bruto (PDB) AS diperkirakan naik menjadi 2,2 persen.

Sentimen lainnya dari Korea Utara yang mengancam mempertimbangkan menguji senjata nuklir di Pasifik. Presiden AS DOnald Trump pun menyetujui langkah baru memperluas kewenangan Departemen Keuangan untuk menargetkan orang dan institusi yang berbisnis dengan Korea Utara. Upaya tersebut untuk menekan Korea Utara.

Dengan ada ketegangan geopolitik itu, investor mengalihkan aset investasinya ke emas. Harga emas naik dari level terendah dalam empat minggu dan yen Jepang menguat terhadap dolar AS.

Lembaga pemeringkat internasional S&P menurunkan peringkat utang jangka panjang China dari AA- menjadi A+. Hal ini lantaran meningkatnya risiko dari kenaikan utang China.

S&P menyatakan pertumbuhan utang akan tetap dalam dua hingga tiga tahun ke depan yang juga akan meningkatkan risiko secara bertahap. Namun upaya pemerintah mengurangi besaran utang perusahaan dapat stabilkan risiko keuangan dalam jangka menengah.

PT Bestprofit

 

Pasar pun cenderung sedikit bereaksi terhadap pengumuman S&P itu. Pasar saham China sedikit menurun lantaran sudah mengantisipasi pengumuman S&P yang diperkirakan sesuai dengan Moody’s dan Fitch.

Sisi lain Bank of Japan atau bank sentral Jepang mempertahankan kebijakan moneternya. Bank sentral Jepang juga melihat ekonomi tumbuh di atas target dengan laju tahunan 2,5 persen pada kuartal II dan tingkat pengangguran capai level terendah lebih dari dua dekade. Selain itu, inflasi masih jauh dari target. Keputusan bank sentral sesuai harapan itu tak terlalu mempengaruhi pasar saham global.

Dari internal, pemerintah akan merevisi batas nilai barang bawaaan yang bebas bea cukai dari semula US$ 250 per orang dan US$ 1.000 per keluarga.

Usai alami defisit pada Juli 2017, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan signifikan sebesar US$ 1,72 miliar pada Agustus 2017. Angka ini lebih tinggi dibandingkan konsensus pasar US$ 734 juta.

Dengan surplus dan neraca transaksi berjalan menyempit, Ashmore melihat BI memiliki ruang menurunkan suku bunga acuan lagi sebelum akhir 2017.

Pemerintah Indonesia juga menaikkan belanja modal pada semester II 2017. Ini ditunjukkan dari pertumbuhan belanja modal pada Agustus naik 10,62 persen.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

 

Harga Minyak Bervariasi | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit – Harga minyak bervariasi menjelang pertemuan negara-negara produsen minyak utama di Wina. Pertemuan tersebut akan memutuskan perihal perpanjangan batas produksi yang telah membantu mengurangi pasokan minyak mentah global.

Melansir laman Reuters, harga minyak mentah AS turun 14 sen atau 0,3 persen menjadi US$ 50,55 per barel. Sementara minyak mentah berjangka Brent naik 14 sen atau 0,3 persen menjadi US$ 56,43 per barel.

Menteri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak, Rusia dan produsen lain rencananya akan bertemu pada hari Jumat. Mereka akan membahas kemungkinan perpanjangan pasokan 1,8 juta barel minyak per hari (bpd) untuk mendukung harga dan perihal pemantauan kepatuhan pada putusan tersebut.

Bestprofit

 

Sementara banyak analis memperkirakan perpanjangan kesepakatan akan terjadi di luar bulan Maret mendatang. Namun banyak juga yang mengatakan bahwa harga minyak yang meningkat cukup tinggi untuk menggoda negara-negara meningkatkan produksi mereka di luar tingkat yang telah disepakati.

“Soal kepatuhan terlihat sedikit bermasalah, jika harga naik dari level sekarang,” kata John Kilduff, rekan Again Capital LLC di New York.

Kilduff mencatat bahwa harga minyak telah melonjak lebih dari 15 persen selama tiga bulan terakhir karena pemotongan produksi. Ini seiring dengan pertumbuhan permintaan energi yang kuat, telah memperketat pasar minyak mentah global. “Kurasa bukan hal yang pasti mereka memperpanjang kesepakatan di pertemuan ini,” kata Kilduff.

Dia mengatakan bahwa pemangkasan output OPEC telah mendorong harga cukup untuk mendorong produksi yang lebih tinggi di tempat lain. Produksi minyak serpih AS terutama, telah mencapai hingga rekor tertingginya.

Best Profit

 

Badai di Teluk Meksiko telah mendorong persediaan minyak mentah karena beberapa kilang AS telah ditutup oleh banjir.

Produksi minyak mentah A.S. mencapai 9,51 juta bph minggu lalu, naik dari 8,78 juta barel per hari setelah Badai Harvey mencapai Teluk AS pada akhir Agustus.

“Meningkatnya produksi AS menjadi pengingat ke pasar bahwa OPEC memiliki masalah yang signifikan di tangannya dari kenaikan output minyak serpih yang terus berlanjut,” tambah Modal Kilduff.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Turun Tipis | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best ProfitHarga minyak turun tipis dari level tertinggi selama lima bulan. Penurunan terjadi sebelum rilis data persediaan minyak mentah AS karena impor berlanjut dan aktivitas kilang usai badai yang terjadi.

Harga minyak Brent turun 30 sen ke level US$ 55,20 per barel. Sementara itu, harga minyak Amerika Serikat (AS) tergelincir 35 sen menjadi US$ 49,56.

Pasar juga menanti hasil pertemuan negara pengekspor minyak atau the Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dengan produsen non OPEC untuk membahas kesepakatan pemangkasna produksi 1,8 juta barel.

PT Bestprofit

 

Sumber Reuters menyebutkan, Nigeria dan Libya akan kirim perwakilan ke pertemuan itu meski dibebaskan dari kesepakatan.Meningkatnya produksi dari kedua negara itu membuat kesempatan untuk harga minyak menguat hanya sementara.

“Pelaku pasar sepertinya ambil posisi jelang laporan data minyak tetapi tidak ada banyak langkah yang dilakukan,” ujar Phil Flynn, Analis Price Futures Group seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (20/9/2017).

Bestprofit

The American Petroleum Institute akan rilis data pasokan minyak AS secara mingguan. Analis memperkirakan stok minyak mentah naik 3,5 juta barel pada pekan lalu karena persediaan bahan bakar yang turun. Permintaan minyak mentah juga akan naik dalam beberapa minggu ke depan di AS usai Badai Harvey yang melanda Gulf Coast. Saat ini jadi ancaman yaitu Badai Maria.

Adapun pasar telah menguat sejak pekan lalu. Harga minyak Brent naik lebih dari tiga persen dan harga minyak WTI melonjak hampir lima persen. Ini terjadi usai Badan Energi Internasional cabut prospek permintaan 2017 dan OPEC perkirakan dunia akan butuh lebih banyak minyak pada 2018.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG