Apakan Dengan Makan Buah Menjadi Kenyang – PT Bestprofit Futures Bandung

150507e

Bestprofit Bandung bestprofit bpf – Para ilmuwan di University of Southern California mengatakan bahwa gula dalam buah, madu, dan beberapa minuman bersoda dapat membuat orang merasa lebih lapar, dan memicu keinginan untuk menyantap makanan yang lebih enak.

Mereka juga berusaha untuk lebih memahami bagaimana gula mempengaruhi imbalan di otak, dan bagaimana itu mempengaruhi keinginan seseorang untuk makan.

Para ilmuwan fokus pada bagaimana otak dan tubuh merespon dua jenis gula yaitu glukosa dan fruktosa. Glukosa ditemukan pada hampir semua karbohidrat termasuk roti, bahan bakar semua sel tubuh, termasuk otak.

Di sisi lain, fruktosa umumnya ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran dan sebagian besar dimetabolisme di hati. Madu, saus salad, dan minuman bersoda, juga kaya fruktosa.

Asisten profesor kedokteran di Keck School of Medicine, Kathleen Page, mengatakan: “Fruktosa tidak bisa merangsang hormon, seperti insulin, yang penting dalam membantu kita merasa kenyang.”

Dalam studi ini, para ilmuwan melibatkan 24 pria dan wanita. Mereka juga melakukan scan otak pada para relawan di pagi hari – sebelum sarapan. Ketika para relawan diberi fruktosa, keinginan mereka untuk makan lebih banyak menjadi semakin besar. Hasil tersebut lebih besar ketimbang saat mereka menyantap glukosa.

“Studi ini memberi kesempatan kepada kita untuk melihat apa pengaruh mengonsumsi fruktosa dan glukosa pada otak, hormon dan respon lapar,” tandas Profesor Page.

Mereka juga berusaha untuk lebih memahami bagaimana gula mempengaruhi imbalan di otak, dan bagaimana itu mempengaruhi keinginan seseorang untuk makan.

Para ilmuwan fokus pada bagaimana otak dan tubuh merespon dua jenis gula yaitu glukosa dan fruktosa. Glukosa ditemukan pada hampir semua karbohidrat termasuk roti, bahan bakar semua sel tubuh, termasuk otak.

Di sisi lain, fruktosa umumnya ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran dan sebagian besar dimetabolisme di hati. Madu, saus salad, dan minuman bersoda, juga kaya fruktosa.

Asisten profesor kedokteran di Keck School of Medicine, Kathleen Page, mengatakan: “Fruktosa tidak bisa merangsang hormon, seperti insulin, yang penting dalam membantu kita merasa kenyang.”

Dalam studi ini, para ilmuwan melibatkan 24 pria dan wanita. Mereka juga melakukan scan otak pada para relawan di pagi hari – sebelum sarapan. Ketika para relawan diberi fruktosa, keinginan mereka untuk makan lebih banyak menjadi semakin besar. Hasil tersebut lebih besar ketimbang saat mereka menyantap glukosa.

“Studi ini memberi kesempatan kepada kita untuk melihat apa pengaruh mengonsumsi fruktosa dan glukosa pada otak, hormon dan respon lapar,” tandas Profesor Page.

Sumber

best profit , best profit futures, bestprofit, bestprofit futures,

pt best profit, pt best profit futures, pt bestprofit, pt bestprofit futures

http://www.bestpftf.com

http://www.bestprofit-bandung.com

http://www.bestprofit-futuresbandung.blogspot.com