^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga Minyak Naik Mendekati Level Tertinggi

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Harga minyak naik mendekati level tertinggi empat bulan pada hari Senin (Selasa pagi WIB), didukung oleh prospek perpanjangan pemangkasan pasokan minyak yang dipimpin Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan tanda-tanda penurunan persediaan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Dilansir Reuters, Selasa (19/3/2019), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup pada USD 67,54 per barel, naik USD 38 sen atau 0,6 persen. Harga patokan minyak internasional ini berada dekat puncak 2019 di level USD 68,14 yang dicapai pada hari Kamis.

Harga minyak mentah antara West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir di USD 59,09 per barel, menambahkan USD 57 sen, atau 1 persen, setelah mencapai tertinggi empat bulan pada USD 59,23 per barel.

PT Bestprofit

OPEC dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC +, bertemu di Azerbaijan pada akhir pekan ini untuk memantau pakta pengurangan pasokan minyak mentah mereka. OPEC juga membatalkan pertemuan pada April, yang berarti grup produsen minyak tidak akan bertemu lagi sampai Juni.

Arab Saudi pada hari Minggu mengisyaratkan produsen mungkin perlu memperpanjang pemangkasan 1,2 juta barel per hari sejak Juni lalu hingga paruh kedua 2019. Kerajaan Arab Saudi secara umum telah memotong lebih dramatis daripada beberapa negara lain, sementara Rusia, anggota non-OPEC terbesar dalam pakta tersebut, kurang tertarik untuk melanjutkan pengurangan produksi.

Ekspor dari produsen terbesar OPEC turun menjadi 7,3 juta barel per hari di Januari dari 7,7 juta barel per hari pada Desember, data resmi menunjukkan. Tanda-tanda penurunan tingkat persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan AS di Cushing, Oklahoma juga mendukung harga minyak berjangka, kata para pelaku pasar.

Best Profit

Stok minyak mentah di Cushing, titik pengiriman untuk WTI, turun 1,08 juta barel dalam seminggu hingga Jumat, kata para pedagang, mengutip data dari perusahaan intelijen pasar Genscape. Secara keseluruhan, persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah turun minggu lalu, penurunan mingguan kedua berturut-turut, sebuah jajak pendapat pendahuluan menunjukkan.

Produksi minyak AS dari tujuh formasi serpih utama diperkirakan akan mencapai rekor 8,6 juta barel per hari pada April, naik 85.000 barel per hari, yang akan menjadi kenaikan bulanan terkecil sejak Mei 2018, perkiraan pemerintah.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Mentah Berjangka AS Turun

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak mentah berjangka AS turun dari puncak tertinggi di 2019 pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi waktu Jakarta). Pendorong penurunan harga minyak ini karena kekhawatiran pelemahan ekonomi global dan derasnya produksi AS.

Mengutip Reuters, Sabtu (16/3/2019), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berakhir turun 9 sen menjadi USD 58,52 per barel, setelah mencapai level tertinggi mereka tahun ini di USD 58,95 per barel.

Sedangkan untuk harga minyak mentah berjangka Brent ditutup turun 7 sen pada USD 67,16 per barel, di bawah puncak 2019 pada level USD 68,14 per barel yang dicapai pada Kamis lalu. Harga minyak mentah AS mengakhiri minggu ini dengan 4,1 persen lebih tinggi, dan Brent naik 1,9 persen.

Bestprofit

“Pasar sedikit mengambil jeda untuk mencerna laporan yang berbeda tentang penawaran dan permintaan di masa depan,” kata Phil Flynn, analis Price Futures group Chicago. Permintaan di sini terkait pertumbuhan ekonomi global yang masih penuh tantangan dan jumlah produksi AS yang terus meninggkat.

“”Pertemuan OPEC + bisa memberi kita sedikit arahan,” tambah dia.

Organisasi negara pengekspor minyak dan sekutunya termasuk Rusia atau aliansi yang dikenal dengan OPEC +, pada tahun lalu setuju untuk memangkas produksi, sebagian sebagai tanggapan terhadap peningkatan produksi AS.

Para menteri OPEC + akan bertemu pada 17-18 April untuk kembali memutuskan kebijakan produksi. “Jika OPEC + memutuskan untuk memperpanjang pemotongan produksi kami berharap bahwa harga minyak akan terus menarik setidaknya sampai kuartal III,” tulis U.S. investment Bank Jefferies dalam catatannya.

PT Bestprofit

Badan Energi Internasional mengatakan bahwa pasar minyak surplus moderat pada kuartal pertama tahun 2019. Menurut mereka, pengendalian pasokan oleh OPEC dapat mencegah kenaikan harga jika sewaktu-waktu terjadi gangguan.

Perusahaan-perusahaan energi AS pada minggu ini mengurangi jumlah rig minyak yang beroperasi selama empat minggu berturut-turut, dengan pengeboran melambat ke level terendah dalam hampir setahun, mendorong pemerintah untuk memotong perkiraan pertumbuhan produksi minyak mentah.

Perusahaan pengebor minyak memotong satu anjungan minyak dalam seminggu hingga 15 Maret, sehingga jumlah totalnya turun menjadi 833 sumur, terendah sejak April 2018.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

laju IHSG Bergerak di Zona Hijau

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau menjelang akhir pekan ini. Penguatan IHSG ini ikuti bursa Asia yang menguat.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG naik tipis 6,91 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.420,18. Laju IHSG terus menguat pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS. IHSG menanjak 20,46 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.433,73.

Sebanyak 140 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 54 saham melemah dan 125 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.440,94 dan terendah 6.419,64.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 15.137 kali dengan volume perdagangan 1,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 352,3 miliar. Investor asing jual saham Rp 16,23 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 14.305.

PT Bestprofit

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham aneka industri melemah 0,46 persen, sektor saham pertanian dan tambang kompak susut 0,09 persen. Sektor saham keuangan memimpin kenaikan dengan bertambah 0,79 persen. Sementara itu, sektor saham industri dasar menanjak 0,60 persen dan sektor saham infrastruktur mendaki 0,36 persen.

Saham-saham cetak top gainers antara lain saham KOIN naik 21,32 persen, saham WICO menguat 8,62 persen, dan saham ERTX menguat 7,14 persen. Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain saham CINT turun 7,14 persen ke posisi 260 per saham, saham LRNA merosot 4,5 persen ke posisi 106 per saham dan saham GAMA susut 1,2 persen ke posisi 82 per saham.

Bursa saham Asia kompak menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 0,32 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 0,91 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 1,04 persen.

Sementara itu, indeks saham Shanghai naik 1,23 persen, indeks saham Singapura bertambah 0,31 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,56 persen.

Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Jumat pekan ini. Rilis data neraca perdagangan akan pengaruhi laju IHSG.

Best Profit

Analis PT Indosurya Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, pergerakan IHSG akan diwarnai oleh rilis data ekonomi neraca perdagangan yang disinyalir dalam kondisi cukup baik. Hal ini dapat menjadi faktor yang dapat menopang kenaikan lanjutan pada IHSG.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat di kisaran 6.336-6.498,” ujar William dalam catatannya, Jumat 15 Maret 2018. Sementara itu, Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menuturkan, IHSG masih berpeluang menguat menjelang akhir pekan ini. IHSG akan bergerak di kisaran 6.378-6.430.

“Secara teknikal IHSG berhasil konfirmasi pola piercing line dengan menguat kembali menguji moving average 50 dan 20 sebagai resistance terdekat. Indikator stochastic golden cross dan mulai keluar dari area jenuh beli dengan pergerakan yang cukup optimis,” ujar dia.

Untuk pilihan saham, Lanjar memilih saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Sedangkan William memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG