^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga minyak turun lebih dari 3 persen

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit –  

Harga minyak turun lebih dari 3 persen pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Penurunan ini menambah kerugian yang telah dicetak pada pekan lalu.

Penurunan harga minyak ini disebabkan karena lonjakan kasus Covid-19 di Eropa. Lonjakan kasus ini diperkirakan akan mengurangi permintaan. Sentimen lain yang mendorong pelemahan harga minyak adalah berproduksinya kembali ladang minyak Libya. Hal ini tentu akan membuat pasokan minyak di dunia bertambah banyak.

Amerika Serikat (AS) juga melaporkan jumlah tertinggi infeksi virus Covid-19 baru dalam dua hari hingga Sabtu, sementara di Prancis kasus baru mencapai rekor lebih dari 50.000 pada hari Minggu. Italia dan Spanyol memberlakukan pembatasan baru untuk menahan penyebaran virus.

Bestprofit

“Ini adalah hari Senin yang gelap di pasar minyak,” kata analis Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen. “Kami telah lama memperingatkan bahwa gelombang kedua dari langkah-langkah pembatasan virus korona yang ketat dapat diberlakukan kembali, dan itu sekarang terjadi secara nyata.” tambah dia.

Mengutip CNBC, Selasa (27/10/2020), harga minyak Brent turun USD 1,31, atau 3,1 persen menjadi USD 40,46 per barel. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun USD 1,29 atau 3,2 persen menjadiUSD 38,56 per barel. Kedua kontrak tersebut turun hampir 2,5 persen pada minggu lalu.

National Oil Corp (NOC) Libya pada hari Senin mengakhiri keadaan kahar pada fasilitas yang ditutup oleh blokade ekspor minyak selama delapan bulan. NOC mengatakan pada hari Jumat bahwa produksi Libya akan mencapai 1 juta barel per hari (bpd) dalam beberapa minggu mendatang, peningkatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan banyak analis.

PT Bestprofit

Hal itu dapat mempersulit upaya Organisasi Negara Pengekspor Minyak atau OPEC untuk membatasi pasokan guna mengatasi permintaan yang lesu sehingga harga minyak mengalami tekanan.

OPEC

Sekretaris Jenderal OPEC mengatakan pemulihan pasar minyak mungkin memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan karena ada virus Covid-19 di seluruh dunia. OPEC+, kelompok produsen minyak dan sekutunya termasuk Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 2 juta barel per hari pada Januari 2021 setelah rekor pemotongan produksi awal tahun ini.

“OPEC+ tidak boleh ceroboh dan harus mengatasi masalah barel ekstra yang muncul di pasar, jika tidak, hari-hari harga minyak yang relatif stabil akan dihitung,” kata analis minyak PVM Tamas Varga.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Ditutup Turun 2 %

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit –  

Harga minyak turun hampir 2 persen pada penutupan perdagangan Jumat(Sabtu pagi waktu Jakarta). Pendorong utama penurunan harga minyak ini adalah kekahwatiran permintaan akan melemah karena lonjakan kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Italia dan beberapa negara bagian AS melaporkan rekor peningkatan infeksi virus Corona Covid-19 setiap hari. Sementara Prancis memperpanjang jam malam untuk sekitar dua pertiga dari populasinya ketika gelombang kedua pandemi Covid-19 melanda seluruh Eropa.

 

Mengutip CNBC, Sabtu (24/10/2020), harga minyak mentah Brent turun 69 sen atau 1,63 persen dan menetap di USD 41,77 per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS merosot 79 sen atau 1,94 persen menjadi USD 39,85 per barel.

 

“Dunia penuh ketidakpastian saat ini. Ada optimisme karena vaksin sehingga semua kembali normal. Tetapi ada juga kekhawatiran banyaknya penutupan atau lockdown sehingga menurunkan permintaan minyak,” kata analis senior Price Futures Group, Chicago, Phil Flynn.

 

Selain itu, sentimen lain penekan harga minyak adalah produksi Libya yang mulai berjalan. Sumur minyak yang sebagian besar tak beroperasi pada Januari, kini telah mencapai 500 ribu barel per hari (bph) dan akan terus meningkat pada akhir Oktober.

Best Profit

Namun penurunan harga minyak tertahan dengan komentar dari Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis bahwa Moskow masih tetap mempertimbangkan perpanjangan pemotongan produksi minyak bersmaa OPEC untuk mendukung harga minyak.

 

“ini satu-satunya berita bullish yang mendorong harga minyak datang dari Rusia,” kata Bjornar Tonhaugen, analis Rystad Energy.

 

Perdagangan Sebelumnya

Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak naik pada hari Kamis tetapi berjuang untuk sepenuhnya pulih dari kerugian sesi sebelumnya. Hal ini terjadi ketika penumpukan persediaan bensin AS mengisyaratkan prospek yang memburuk untuk permintaan bahan bakar karena kasus virus corona melonjak.

 

Dikutip dari CNBC, Jumat (23/10/2020), harga minyak mentah berjangka Brent naik 91 sen, atau 2,18 persen, menjadi USD 42,64 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) ditutup 63 sen, atau 1,4 persen, lebih tinggi pada USD 40,64 per barel. Kedua kontrak merosot lebih dari 3 persen pada hari Rabu dalam penurunan harian tertajam mereka dalam tiga minggu.

Bestprofit

Stok bensin AS naik 1,9 juta barel dalam sepekan hingga 16 Oktober, Administrasi Informasi Energi (EIA) mengatakan pada Rabu, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 1,8 juta barel. Produk keseluruhan yang dipasok, mewakili permintaan, rata-rata 18,3 juta barel per hari dalam empat minggu hingga 16 Oktober, kata EIA – turun 13 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Infeksi COVID-19 harian baru mencapai rekor di beberapa negara bagian AS dan di Eropa, penguncian baru dan larangan China pada perjalanan keluar untuk membantu membendung penyebaran penyakit, semua pertanda buruk untuk permintaan bahan bakar.

 

Memperburuk prospek, harapan bahwa anggota parlemen AS akan mencapai kesepakatan dengan Gedung Putih tentang paket stimulus ekonomi yang meredup pada Rabu malam setelah Presiden Donald Trump menuduh Demokrat menahan kesepakatan kompromi.

 

?(Kesepakatan) mungkin memperbaiki nada permintaan selama satu atau dua minggu,” kata Lachlan Shaw, kepala penelitian komoditas di National Australia Bank.

 

Sumber

liputan6.com

 

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Prospek Ekonomi Buruk, Minyak Naik

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit –  

Harga minyak naik pada hari Kamis tetapi berjuang untuk sepenuhnya pulih dari kerugian sesi sebelumnya. Hal ini terjadi ketika penumpukan persediaan bensin AS mengisyaratkan prospek yang memburuk untuk permintaan bahan bakar karena kasus virus corona melonjak.

Dikutip dari CNBC, Jumat (23/10/2020), harga minyak mentah berjangka Brent naik 91 sen, atau 2,18 persen, menjadi USD 42,64 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) ditutup 63 sen, atau 1,4 persen, lebih tinggi pada USD 40,64 per barel.

Kedua kontrak merosot lebih dari 3 persen pada hari Rabu dalam penurunan harian tertajam mereka dalam tiga minggu. Stok bensin AS naik 1,9 juta barel dalam sepekan hingga 16 Oktober, Administrasi Informasi Energi (EIA) mengatakan pada Rabu, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 1,8 juta barel.

PT Bestprofit

Produk keseluruhan yang dipasok, mewakili permintaan, rata-rata 18,3 juta barel per hari dalam empat minggu hingga 16 Oktober, kata EIA – turun 13 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Infeksi COVID-19 harian baru mencapai rekor di beberapa negara bagian AS dan di Eropa, penguncian baru dan larangan China pada perjalanan keluar untuk membantu membendung penyebaran penyakit, semua pertanda buruk untuk permintaan bahan bakar.

Memperburuk prospek, harapan bahwa anggota parlemen AS akan mencapai kesepakatan dengan Gedung Putih tentang paket stimulus ekonomi yang meredup pada Rabu malam setelah Presiden Donald Trump menuduh Demokrat menahan kesepakatan kompromi.

Best Profit

″(Kesepakatan) mungkin memperbaiki nada permintaan selama satu atau dua minggu,” kata Lachlan Shaw, kepala penelitian komoditas di National Australia Bank.

Kinerja Minyak Libya

Menambah kekhawatiran pasokan, ekspor minyak Libya dengan cepat meningkat hingga Oktober karena pemuatan dimulai kembali setelah pelonggaran blokade oleh pasukan timur. Produksi Libya telah pulih menjadi sekitar 500 ribu barel per hari dan pemerintah di Tripoli memperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada akhir tahun.

Goldman Sachs mengatakan melihat rata-rata harga Brent naik dari USD 43,9 per barel tahun ini menjadi SUD 59,4 tahun depan, dan WTI dari USD 40,1 menjadi USD 55,9 per barel.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG