^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker

 

Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit

Harga minyak pada hari Senin (Selasa pagi WIB) naik ke level tertinggi dalam beberapa pekan, usai Organisasi Negara-negara pengekspor minyak (OPEC) memberi sinyal akan mempertahankan penurunan produksi yang telah membantu mengangkat harga tahun ini. Sementara meningkatnya ketegangan Timur Tengah juga menyokong harga minyak.

Dilansir dari Reuters, Selasa (21/5/2019), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik USD 34 sen menjadi USD 63,1 per barel, setelah mencapai USD 63,81 per barel, harga tertinggi sejak 1 Mei.

Minyak mentah berjangka Brent turun USD 24 sen menjadi USD 71,97 per barel, setelah sebelumnya menyentuh USD 73,4 per barel, tertinggi sejak 26 April.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih menyatakan anggota OPEC dan sekutunya berencana untuk tetap melakukan program pemangkasan produksi. Namun pemangkasan tersebut tidak dilakukan secara agresif, dan tetap responsif terhadap kebutuhan pasar global.

Best Profit

Komentar tersebut memberikan dorongan awal untuk harga minyak pada hari Senin, meski harga minyak berjangka memangkas kenaikan sepanjang sesi.

OPEC, Rusia dan produsen non-anggota lainnya, aliansi yang dikenal sebagai OPEC+, sepakat untuk memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) selama enam bulan sejak 1 Januari 2019 demi mencegah membanjirnya persediaan dan pelemahan harga.

Pertemuan Komite Pemantauan Bersama Tingkat Menteri (JMMC) di Arab Saudi selama akhir pekan tidak membuat rekomendasi yang solid. OPEC dan sekutunya akan bertemu di Wina pada 25-26 Juni untuk pertemuan kebijakan minyak berikutnya.

Namun, kelompok tersebut mempertimbangkan untuk memindahkan tanggal ke 3-4 Juli, dua sumber OPEC mengatakan pada hari Senin. Perubahan tanggal belum dikonfirmasi secara resmi, kata sumber itu.

Bestprofit

Menteri Energi Uni Emirat Arab Suhail al-Mazrouei sebelumnya mengatakan, OPEC mampu mengisi setiap celah pasar dan bahwa pengurangan pasokan yang ‘santai’ bukanlah keputusan yang tepat. Data OPEC menunjukkan persediaan minyak di negara maju naik 3,3 juta barel per bulan di bulan Maret, dan 22,8 juta barel di atas rata-rata lima tahun.

Menambah sentimen bullish adalah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Melalui akun Twitternya pada hari Minggu, Presiden AS Donald Trump mengancam akan membuat riwayat Teheran secara resmi berakhir atau tamat jika Iran nekat ingin berperang dengan AS

Retorika ini merespons serangan minggu lalu terhadap aset minyak Saudi dan penembakan roket pada hari Minggu ke “Zona Hijau” di Baghdad yang meledak di dekat kedutaan AS. Inggris mengatakan kepada Iran pada hari Senin untuk tidak meremehkan tekad Amerika Serikat, memperingatkan bahwa jika kepentingan Amerika diserang maka Trump akan membalas.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak Merosot Menyambut Akhir Pekan

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit

Harga minyakmerosot menyambut akhir pekan ini didorong kekhawatiran permintaan di tengah kebuntuan negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS)-China.

Akan tetapi, harga minyak mampu lebih tinggi pada pekan ini seiring meningkatnya kekhawatiran atas gangguan pasokan di pengiriman Timur Tengah karena ketegangan politik Iran-AS. Iran menyatakan dapat dengan mudah menyerang kapal perang AS di Teluk. Pernyataan ini keluar saat ketegangan AS-Iran terjadi dalam beberapa hari ini.

Sementara itu, para diplomat bekerja untuk melawan sanksi AS dan menyelamatkan kesepakatan nuklir yang dikecam Presiden AS Donald Trump. Sanksi AS terhadap Iran telah memangkas ekspor minyak mentah anggota OPEC lebih lanjut pada Mei. Hal ini menambah pembatasan pasokan yang dilaksanakan melalui fakta yang dipimpin OPEC untuk enam bulan pertama 2019.

Harga minyak mentah Brent melemah 41 sen atau 0,6 persen menjadi USD 72,21 per barel. Harga minyak acuan ini mencatatkan kenaikan sekitar dua persen usai pekan lalu bergerak stabil. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 11 sen ke posisi USD 62,76. Harga minyak acuan ini naik 1,7 persen pada pekan ini.

Harga minyak berada di bawah tekanan pada Jumat waktu setempat dari bursa saham AS yang menggerogoti kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global di tengah eskalasi perang dagang antara AS-China.

PT Bestprofit

Media China mengambil pendekatan keras untuk perang dagang AS-China dengan menyatakan perang dagang  hanya akan membuat China lebih kuat dan tidak akan pernah membuat negara tirai bamboo itu bertekuk lutut.

“Terlepas dari apa yang kami pandang sebagai pasar minyak seimbang baik domestik dan global, harga minyak tampaknya masih sensitif terhadap perkembang yang terjadi di Teluk Persia dengan peristiwa militer kecil sesekali secara perlahan meningkatkan premi risiko geopolitik,” ujar Jim Ritterbusch, Presiden Direktur Ritterbusch and Associates seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (18/5/2019).

Kementerian Luar Negeri Iran menolak tuduhan Arab Saudi soal Iran telah memerintahkan serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi yang diklaim oleh milisi Houthi yang bersekutu dengan Iran.

Berdasarkan laporan Reuters yang melihat laporan perusahaan Norwegia,  pengawal revolussi elit Iran “sangat mungkin” telah memfasilitasi serangan pada pekan lalu terhadap empat kapal tanker termasuk dua kapal Arab Saudi dari Fujairah di Uni Emirat Arab. Koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman melakukan beberapa serangan udara di ibu kota Sanaa yang dikuasai Houthi pada Kamis.

Best Profit

“Ketika ketegangan setinggi ini, dengan AS mengerahkan pasukan militer yang cukup besar, bahkan kesalahan teknis oleh Iran bisa memicu ledakan di Timur Tengah. Ada banyak risiko pasokan dengan ketegangan setinggi ini,” tutur Stephen.

Selain jatuhnya ekspor Iran, pengiriman Rusia terganggu dan Laut Utara, rumah bagi minyak mentah yang menopang masa depan Brent juga berada dalam pasokan lebih ketat karena pemeliharaan ladang minyak.

Pasar juga menunggu keputusan dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lain mengenai apakah akan melanjutkan pemotongan pasokan yang telah mendorong harga lebih dari 30 perse sepanjang 2019.

Pertemuan komite menteri yang dipimpin OPEC di Arab Saudi akhir pekan ini akan menilai komitmen negara-negara anggota terhadap kesepakatan mereka untuk mengurangi produksi minyak dan dapat membuat rekomendasi apakah akan memperpanjang atau menyesuaikan pakta.

Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah membayangi perkembangan merosot untuk harga minyak minggu ini. Hal ini seperti kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS dan level produksi yang tinggi secara konsisten.

Namun, perusahaan energi AS minggu ini mengurangi jumlah rig minyak yang beroperasi untuk minggu kedua berturut-turut, dengan jumlah rig terendah sejak Maret 2018, karena beberapa pengebor menindaklanjuti rencana untuk memotong pengeluaran.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Harga Minyak DUnia Naik Lebih dari 1 Persen

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit

Harga minyak dunia naik lebih dari 1 persen dipicu ketegangan di Timur Tengah, akibat koalisi pimpinan Saudi meluncurkan serangan udara sebagai balasan atas serangan baru-baru ini pada infrastruktur minyak mentahnya.

Melansir laman Reuters, Jumat (17/5/2019), harga minyak mentah berjangka Brent ditutup naik 85 sen, atau 1,18 persen menjadi USD 72,62 per barel, setelah menyentuh level tertinggi dalam tiga minggu.

Adapun harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 81 sen, atau 1,37 persen menjadi USD 62,87 per barel,  setelah mencapai level terkuat dalam dua minggu.

Koalisi militer yang dipimpin Saudi di Yaman melakukan beberapa serangan udara di ibukota Sanaa yang dikuasai Houthi pada hari Kamis. Ini setelah gerakan yang selaras Iran ini mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak pada dua stasiun pompa minyak Saudi pada awal pekan ini.

Bestprofit

Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi menuduh Iran memerintahkan serangan pesawat tak berawak ke stasiun pompa. Itu terjadi setelah serangan terhadap empat kapal tanker minyak di lepas pantai Uni Emirat Arab pada hari Minggu.

Secara keseluruhan, peningkatan ketegangan telah menambah kekhawatiran berkurangnya pasokan di Timur Tengah. Staf AS diperintahkan untuk meninggalkan kedutaan Amerika di Baghdad pada hari Rabu karena khawatir tentang ancaman dari Iran.

“Jenis-jenis ketegangan ini tidak seperti apa yang telah kita lihat dalam waktu yang sangat lama, dan saya pikir pasar mulai bangun dengan kenyataan bahwa risikonya semakin parah,” kata Phil Flynn, Analis Price Futures Group di Chicago.

PT Bestprofit

Menteri perminyakan Irak Thamer Ghadhban mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan minyak internasional mberoperasi seperti biasa di negara itu. Pengirim dan penyuling Asia telah membuat kapal-kapal menuju Timur Tengah dalam keadaan siaga dan mengharapkan kemungkinan kenaikan premi asuransi laut setelah serangan.

“Ada semacam langkah mundur dari situasi itu, pasar akan memiliki waktu perdagangan yang sulit dan lebih rendah,” kata Direktur Emas Berjangka Mizuho, Bob Yawger. Ketatnya pasokan bensin dan reli di ekuitas juga membantu meningkatkan minyak mentah berjangka.

Pasar masih menghadapi ketidakpastian mengenai apakah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lainnya akan melanjutkan memotong pasokan yang telah mendorong harga lebih dari 30 persen sepanjang tahun ini.

Ghadhan mengatakan pertemuan komite pemantauan bersama OPEC berikutnya akan menilai komitmen negara-negara anggota dan non-anggota terhadap pengurangan produksi.

OPEC mengatakan pada hari Selasa bahwa permintaan minyak dunia akan lebih tinggi dari yang diperkirakan tahun ini.

Sumber

liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf

bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG